Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




'Ketakutan' Mendekam Di Sel Tahanan Polisi

Minggu, 6 April 2008, 20:23 WITA Follow
Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Putu Suaka (45), pelaku pembunuhan pasutri di Desa Jineng Dalem dan di Desa Manyali serta Abang Karangasem mengaku ‘ketakutan’ mendekam di sel tahanan polisi, pasalnya, pelaku pembunuhan berdarah dingin itu selalu dibayang-bayangi para korbannya. “Saya sempat didatangi di sel tahanan Mapolres Buleleng ini, hanya saja saya dilihat terus dengan pandangan orang yang sangat dendam dan membenci saya, tapi kalau di sel tahanan Mapolres Karangasem, dada saya sempat diinjak-injak oleh korban yang datang setiap malam,” cerita Suaka, Minggu (6/4) di ruang tahanan Proles Buleleng.


Diceritakan Suaka, kerap setiap malam dirinya selalu didatangi Kadek Suara dan Luh Sukesi,” entah mimpi atau tidak, saya melihat keduanya ada didepan saya, memandangi saya dengan kemarahan, saya takut sekali,” ujarnya. Dari penuturan Suaka terungkap juga rasa penyesalan telah melakukan perencanaan dan pembunuhan yang telah dilakukan secara berantai itu,” saya menyesal, hanya saja saat itu saya dendam dan ingin menguasai kekayaan mereka (korban,red), ya, mau apa lagi, semuanya saya pasrahkan saja,” ujarnya. Kerena sering didatangi banyangan para korbannya itulah kondisi Putu Suaka lebih kurus dibandingkan saat tertangkap polisi setelah aksi pembunuhan dengan portasium cianida di Karangsem terungkap.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami