Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
'Ketakutan' Mendekam Di Sel Tahanan Polisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Putu Suaka (45), pelaku pembunuhan pasutri di Desa Jineng Dalem dan di Desa Manyali serta Abang Karangasem mengaku ‘ketakutan’ mendekam di sel tahanan polisi, pasalnya, pelaku pembunuhan berdarah dingin itu selalu dibayang-bayangi para korbannya. “Saya sempat didatangi di sel tahanan Mapolres Buleleng ini, hanya saja saya dilihat terus dengan pandangan orang yang sangat dendam dan membenci saya, tapi kalau di sel tahanan Mapolres Karangasem, dada saya sempat diinjak-injak oleh korban yang datang setiap malam,” cerita Suaka, Minggu (6/4) di ruang tahanan Proles Buleleng.
Diceritakan Suaka, kerap setiap malam dirinya selalu didatangi Kadek Suara dan Luh Sukesi,” entah mimpi atau tidak, saya melihat keduanya ada didepan saya, memandangi saya dengan kemarahan, saya takut sekali,” ujarnya. Dari penuturan Suaka terungkap juga rasa penyesalan telah melakukan perencanaan dan pembunuhan yang telah dilakukan secara berantai itu,” saya menyesal, hanya saja saat itu saya dendam dan ingin menguasai kekayaan mereka (korban,red), ya, mau apa lagi, semuanya saya pasrahkan saja,” ujarnya. Kerena sering didatangi banyangan para korbannya itulah kondisi Putu Suaka lebih kurus dibandingkan saat tertangkap polisi setelah aksi pembunuhan dengan portasium cianida di Karangsem terungkap.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang