Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Megawati : Pak Mangku Sudah Dikenal Dunia
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kedatangan Ibu Megawati ke Puri Kediri, Rabu (7/5) tidak lain adalah untuk mensosialisasikan paket cagub Mangku Pastika dan Puspayoga kepada seluruh masyarakat Bali, menjelang pesta akbar Pilkada Bali 9 Juli mendatang. DPP PDI Perjuangan memutuskan pasangan Komjen Pol I Made Mangku Pastika dan Drs. AA Gde Ngurah Puspayoga sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dalam pilkada Provinsi Bali mendatang.
Rekomendasi pasangan tersebut ditetapkan DPP Partai dalam rapat pleno yang digelar Sabtu (26/1) di kantor DPP Partai, Jl. Lenteng Agung No. 99, Jakarta Selatan. "Kenapa saya pilih paket Made Mangku Pastika dan Puspayoga, karena Pak Made Mangku sudah dikenal di dunia internasional dan Puspayoga adalah kader yang santun dan anaknya baik," beber Mega.
Alasan lain meloloskan Made Mangku Pastika sebagai calon gubernur Bali dari PDIP, ketika dirinya bertanya kepada sebagian besar duta besar Negara lain, para duta besar menyatakan mengenal Mangku daripada paket calon lainnya yang diusulkan dari DPD PDIP Bali. "Artinya Pak Mangku bisa menjadi jaminan agar wisatawan asing berdatangan ke Bali," tegas Mega. Tak lupa dia pun memohon kepada warga Puri dan warga masyarakat yang hadir pada kesempatan itu mengajak memilih Paket Mangku Pastika dan Puspayoga.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4411 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 1865 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1507 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 992 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 926 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun