Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Rizal Ramli : BIN Sangat Kuno dan Mirip Orba
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ekonom Rizal Ramli menyebut cara-cara Badan Intelijen Negara (BIN) dalam mencari dalang atau sponsor demo menolak kenaikan BBM di Indonesia, sebagai cara yang kuno dan mirip rezim otoriter orde baru. Demo menolak kenaikan BBM yang terjadi di Indonesia, menurutnya lebih disebabkan oleh provokasi pemerintah karena mengeluarkan kebijakan yang tidak pro rakyat.
Hal ini disampaikan Rizal Ramli di Renon, Denpasar, hari ini Minggu (18/5), di depan sejumlah wartawan media cetak dan elektronik. Menurut mantan Kabulog di era Presiden Gus Dur ini, pernyataan kepala BIN Syamsir Siregar yang menyebut ada mantan pejabat yang menjadi dalang atau menunggangi demo BBM sebagai cara yang sangat kuno. “Selain kuno, cara-cara yang diterapkan BIN ini juga sangat mirip dengan cara yang digunakan rezim otoriter Orde Baru, mencari-cari siapa yang tunggang menunggangi, mencari dengan segala cara,” kata Rizal.
Maraknya demo yang menolak kenaikan BBM di tanah air, menurut Rizal, lebih disebabkan oleh provokasi pemerintah yang menaikkan harga BBM di tengah situasi ekonomi rakyat yang sulit atau babak belur. Aksi turun ke jalan mengkritisi pemerintah dan melibatkan mantan pejabat, kata Rizal, juga merupakan suatu hal yang wajar, yang juga terjadi di beberapa negara di belahan dunia. “Hal ini sudah sering dilakukan mantan pejabat, misalnya di Philipina, mantan presiden Ramos, mantan Presiden Aquino, Kardinal, semuanya turun ke jalan, jika kebijakan pemerintah berkuasa dinilai menyimpang atau tidak berpihak pada rakyat kecil. Ini merupakan persoalan conspiracy of the heart atau kesepakatan nurani,” ujarnya. “Semua yang saya lakukan selama ini legal, cuman kebetulan saja bersamaan dengan aksi demo menolak kenaikan BBM di berbagai daerah,” pungkasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1167 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 709 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 504 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 476 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 415 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung