Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cegah Bentrok, Zone Kampanye Dibagi 3 Bagian
Renon
Senin, 26 Mei 2008,
16:26 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komisi Pemilihan Umum Bali, Senin (26/5) melakukan penetapan pasangan calon dan penetapan nomor urut calon Gubernur Bali. 3 pasangan calon gubennur yang ditetapkan ini selanjutnya akan bertarung dalam pemilihan Gubernur Bali 9 Juli mendatang.
3 pasang calon yang ditetapkan sebagai calon gubernur dan dan wakil gubernur ini sebelumnya telah melalui proses verifikasi administrasi dan dukungan parpol.
Pasangan calon yang ditetapkan dan berhak ikut pemilihan Gubernur Bali mendatang antara lain pasangan I Gede Winasa dan I Gusti Bagus Alit Putra yang diusung Koalisi Kebangkitan Bali. Pasangan ini didukung 13 partai dengan perolehan suara 16,37 persen.
Pasangan calon kedua adalah Tjokorda Gede Budhi Suryawan dan Nyoman Gede Suweta dari Koalisi Rakyat Bali. Pasangan ini didukung 5 partai dengan perolehan suara sebesar 29,54 persen.
Sementara pasangan calon ketiga yang ditetapkan KPUD Bali adalah pasangan Made Mangku Pastika dan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan dengan perolehan suara 51,34 Persen.
Selain menggelar sidang penetapan pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Bali, KPUD Bali juga melakukan sidang penetapan nomor urut pasangan calon.
Setelah melalui undian, pasangan calon Gede Winasa-Gusti Alit Putra mendapat nomor urut satu. Pasangan Cok Budi Suryawan-Gede Suweta mendapat nomor urut dua, sementara pasangan Made Mangku Pastika mendapat nomor urut tiga.
Selain penetapan pasangan calon dan penentuan nomor urut, KPUD Bali juga mengumumkan pembagian zone kampanye menjadi 3 zone. 3 zone kampanye ini nantinya akan digunakan secara bergantian oleh masing-masing cagub untuk menghindari bentrokan antar pendukung.
-uKami harapkan kampanye nanti lebih menekankan kampanye budaya. Mari kita hilangkan kesan kampanye yang menakutkan dan momok bagi semua orang,- kata Ketua KPUD Bali, AA Wisnumurti.
Usai penetapan pasangan calon, ketiga cagub dan cawagub menggelar aksi lepas balon dan merpati sebagai simbol Pilkada Bali yang aman dan damai.
Sebelumnya, acara penetapan pasangan calon Gubernur Bali ini juga sempat diwarnai aksi demo oleh massa yang mendukung calon perseorangan. Dalam aksi demonya, mereka tetap menuntut agar calon perseorangan bisa diakomodir dalam Pilkada Bali. (bob)
3 pasang calon yang ditetapkan sebagai calon gubernur dan dan wakil gubernur ini sebelumnya telah melalui proses verifikasi administrasi dan dukungan parpol.
Pasangan calon yang ditetapkan dan berhak ikut pemilihan Gubernur Bali mendatang antara lain pasangan I Gede Winasa dan I Gusti Bagus Alit Putra yang diusung Koalisi Kebangkitan Bali. Pasangan ini didukung 13 partai dengan perolehan suara 16,37 persen.
Pasangan calon kedua adalah Tjokorda Gede Budhi Suryawan dan Nyoman Gede Suweta dari Koalisi Rakyat Bali. Pasangan ini didukung 5 partai dengan perolehan suara sebesar 29,54 persen.
Sementara pasangan calon ketiga yang ditetapkan KPUD Bali adalah pasangan Made Mangku Pastika dan Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Pasangan ini diusung PDI Perjuangan dengan perolehan suara 51,34 Persen.
Selain menggelar sidang penetapan pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Bali, KPUD Bali juga melakukan sidang penetapan nomor urut pasangan calon.
Setelah melalui undian, pasangan calon Gede Winasa-Gusti Alit Putra mendapat nomor urut satu. Pasangan Cok Budi Suryawan-Gede Suweta mendapat nomor urut dua, sementara pasangan Made Mangku Pastika mendapat nomor urut tiga.
Selain penetapan pasangan calon dan penentuan nomor urut, KPUD Bali juga mengumumkan pembagian zone kampanye menjadi 3 zone. 3 zone kampanye ini nantinya akan digunakan secara bergantian oleh masing-masing cagub untuk menghindari bentrokan antar pendukung.
-uKami harapkan kampanye nanti lebih menekankan kampanye budaya. Mari kita hilangkan kesan kampanye yang menakutkan dan momok bagi semua orang,- kata Ketua KPUD Bali, AA Wisnumurti.
Usai penetapan pasangan calon, ketiga cagub dan cawagub menggelar aksi lepas balon dan merpati sebagai simbol Pilkada Bali yang aman dan damai.
Sebelumnya, acara penetapan pasangan calon Gubernur Bali ini juga sempat diwarnai aksi demo oleh massa yang mendukung calon perseorangan. Dalam aksi demonya, mereka tetap menuntut agar calon perseorangan bisa diakomodir dalam Pilkada Bali. (bob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026