Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Massa Demo Kantor Bupati Gianyar

Gianyar

Senin, 26 Mei 2008, 18:29 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Massa dari Desa Pekraman Sumita, Gianyar menggedor kantor Bupati Gianyar, Senin (26/5). Kedatangan ratusan massa berpakaian adat Bali serta membawa spanduk bertuliskan MMDP Gianyar Penghianat Awig-Awig (Aturan, red) Sumita tersebut ditahan di pintu gerbang kantor Bupati oleh jajaran Kepolisian dan Satpol PP Gianyar.

Massa sendiri sebelum menuju kantor Bupati, mereka berkumpul di terminal Kebo Iwa, Gianyar. Kemudian mereka berjalan sambil meneriakan yel-yel tolak SK Pemekaran Desa Pekramanan Mulung.

“Tolak SK Pemekaran Desa Mulung, jangan obrak–abrik awig-awig kami,“ ucap Sudina, salah seorang warga pemegang spanduk.

Sementara itu, guna menyerap aspirasi warga, pengurus MMDP (Majelis Madya Desa Pekraman) Gianyar serta Pemkab Gianyar yang diwakili oleh Kepala Infokom, I Wayan Artana serta Assisten III, Ida Bagus Rai.

Dialog yang dihadiri wakil warga ini berjalan tegang, dan membuat MMDP mengambil keputusan yakni mengembalikan SK Pemekaran Desa Pekraman Mulung ke MUDP (Majelis Utama Desa Pekraman) Provinsi Bali.

Ketika dimintai keterangannya, Petajuk MMDP Gianyar, I Gusti Agung Yadnya menjelaskan kalau kasus ini sendiri meletus sejak tahun 2003, kala itu Desa PekramanMulung menyatakan mengundurkan diri dari Desa Induk, Sumita.

Setelah melalui penggodokan matang, akhirnya pada tanggal 11 April 2007 permohoan Mulung disetujui melalui SK 032/MDP/4/2007, dalam SK ini ditulis MUDP Provinsi Bali menyetujui Banjar Pekraman Mulung menjadi Desa Pekraman Baru yakni Desa Pekraman Mulung.

“Kami baru mau serahkan SK ini, namun karena aspirasi warga kami kembalikan lagi, dan kalau ada yang keberatan biar ditempuh melalui jalur hukum,“ jelas Pria berkacamata ini. (Art)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami