Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 29 September 2026
Si Pembunuh Anak Kandung Itu Tetap Ngotot
Denpasar
Kamis, 29 Mei 2008,
17:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka Toni Sucipto alias Toni, tidak bisa tidur nyenyak di tahanan Poltabes Denpasar. Dia terus menjalani pemeriksaan, untuk mengungkap latar belakang pembunuhan sadis, yang dilakukannya terhadap anak kandungnya, Sekar Mayang Ramadani (8) di Vila Diana Bali Jalan Kresna Ulur Seminyak Kuta. Walau tersangka mengelak tuduhan berencana, tapi polisi yakin, perbuatan ‘edan’ itu sudah direncanakan.
“Ini sudah direncanakan. Sehingga kita memasang jeratan hukum pasal berencana yakni Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP dan Pasal Perlindungan Anak,†jelas Kapoltabes Denpasar AKBP Gde Alit Widana kepada Beritabali.com, Kamis (29/5).
AKBP Alit mengakui, selama menjalani pemeriksaan, tersangka selalu berkelit. Dan mengatakan, bahwa perbuatannya, membunuh anak kandungnya sendiri, karena motivasi utang piutang. Padahal, polisi merasa ada ‘keanehan’ dari pembunuhan bocah malang itu.
Dimana, dalam hasil visum et revertum tim medis RSUP Sanglah, kelamin dan dubur korban, mengalami luka penestrasi. Luka itu disebabkan desakan benda tumpul.
Fatalnya, selama lima hari menjalani perawatan di RSUP Sanglah atau tepatnya sebelum korban tewas, luka penestrasi itu menyebabkan korban tidak bisa kencing. Sehingga tim medis menggunakan selang kecil untuk penyaluran air seni.
Begitupula dengan penyewaan Vila Diana Bali berlokasi di Jalan Kresna Ulur Seminyak Kuta. Tersangka Toni membantah melakukan ritual. Dia tetap bersikukuh mempertahankan alasannya, bahwa penyewaan Vila Diana Bali sekadar untuk menunggu patner kerja.
Polisi juga masih memperdalam pemeriksaan tersangka, menyangkut, bagaimana tersangka menghabisi nyawa anak kandungnya.
“Apakah tersangka memperkosa dulu, ataukah mencekik, itu masih kita perdalam. Dari keterangan tersangka, katanya mencekik dan memasukkan kepala korban ke bak mandi. Tapi dari hasil visum kita menemukan luka penestrasi dikemaluan,†urai mantan Kapolres Gianyar ini. (Spy)
“Ini sudah direncanakan. Sehingga kita memasang jeratan hukum pasal berencana yakni Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP dan Pasal Perlindungan Anak,†jelas Kapoltabes Denpasar AKBP Gde Alit Widana kepada Beritabali.com, Kamis (29/5).
AKBP Alit mengakui, selama menjalani pemeriksaan, tersangka selalu berkelit. Dan mengatakan, bahwa perbuatannya, membunuh anak kandungnya sendiri, karena motivasi utang piutang. Padahal, polisi merasa ada ‘keanehan’ dari pembunuhan bocah malang itu.
Dimana, dalam hasil visum et revertum tim medis RSUP Sanglah, kelamin dan dubur korban, mengalami luka penestrasi. Luka itu disebabkan desakan benda tumpul.
Fatalnya, selama lima hari menjalani perawatan di RSUP Sanglah atau tepatnya sebelum korban tewas, luka penestrasi itu menyebabkan korban tidak bisa kencing. Sehingga tim medis menggunakan selang kecil untuk penyaluran air seni.
Begitupula dengan penyewaan Vila Diana Bali berlokasi di Jalan Kresna Ulur Seminyak Kuta. Tersangka Toni membantah melakukan ritual. Dia tetap bersikukuh mempertahankan alasannya, bahwa penyewaan Vila Diana Bali sekadar untuk menunggu patner kerja.
Polisi juga masih memperdalam pemeriksaan tersangka, menyangkut, bagaimana tersangka menghabisi nyawa anak kandungnya.
“Apakah tersangka memperkosa dulu, ataukah mencekik, itu masih kita perdalam. Dari keterangan tersangka, katanya mencekik dan memasukkan kepala korban ke bak mandi. Tapi dari hasil visum kita menemukan luka penestrasi dikemaluan,†urai mantan Kapolres Gianyar ini. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8524 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5873 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3685 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2518 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026