Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Agama Ganda Winasa Dipertanyakan Kembali
Renon
Selasa, 3 Juni 2008,
15:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 8 orang perwakilan Forum Pemerhati Umat Beragama Kabupaten Jembrana mendatangi Gedung DPRD Bali, Selasa (3/6). Kedatangan Forum Pemerhati ini untuk mengadukan Calon Gubernur I Gede Winasa, karena memiliki agama ganda.
Hasil Penelusuran Forum Pemerhati Umat Beragama ke Banyuwangi, diketahui Winasa dan Istrinya yang bernama Ani Ratna Lestari beragama muslim. Sedangkan di Kabupaten Jembrana, Winasa dan Ani diketahui beragama Hindu, sesuai kartu keluarga (KK) tahun 2003.
Juru bicara Forum Pemerhati Umat Beragama Kabupaten Jembrana Made Sukirta menyatakan secara adminitrasi Winasa beragama ganda dan hal ini merupakan kebohongan publik. Sukirta menegaskan Winasa hanya memanfaatkan agama demi kepentingan politik.
“Kalau orang yang tidak jelas agamanya nanti akan melakukan kebijakan yang tidak sesuai aturan. Takutnya agama hanya untuk mencari keuntungan politik,†tegas Sukirta.
Menanggapi pengaduan Forum Pemerhati Umat Beragama, Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya menyatakan kewenangan verifikasi terhadap pasangan calon gubernur saat ini berada di tangan KPUD Bali.
Sementara Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Wisnumurti menegaskan tidak ada aturan yang memberikan kewenangan bagi KPUD untuk melakukan verifikasi terhadap agama maupun kelamin calon gubernur.
Menurut Wisnumurti, Winasa tetap lolos verifikasi dan telah ditetapkan sebagai calon gubenur yang akan bertarung dalam pilkada Bali 9 Juli mendatang. (mlt)
Hasil Penelusuran Forum Pemerhati Umat Beragama ke Banyuwangi, diketahui Winasa dan Istrinya yang bernama Ani Ratna Lestari beragama muslim. Sedangkan di Kabupaten Jembrana, Winasa dan Ani diketahui beragama Hindu, sesuai kartu keluarga (KK) tahun 2003.
Juru bicara Forum Pemerhati Umat Beragama Kabupaten Jembrana Made Sukirta menyatakan secara adminitrasi Winasa beragama ganda dan hal ini merupakan kebohongan publik. Sukirta menegaskan Winasa hanya memanfaatkan agama demi kepentingan politik.
“Kalau orang yang tidak jelas agamanya nanti akan melakukan kebijakan yang tidak sesuai aturan. Takutnya agama hanya untuk mencari keuntungan politik,†tegas Sukirta.
Menanggapi pengaduan Forum Pemerhati Umat Beragama, Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya menyatakan kewenangan verifikasi terhadap pasangan calon gubernur saat ini berada di tangan KPUD Bali.
Sementara Ketua KPUD Bali Anak Agung Oka Wisnumurti menegaskan tidak ada aturan yang memberikan kewenangan bagi KPUD untuk melakukan verifikasi terhadap agama maupun kelamin calon gubernur.
Menurut Wisnumurti, Winasa tetap lolos verifikasi dan telah ditetapkan sebagai calon gubenur yang akan bertarung dalam pilkada Bali 9 Juli mendatang. (mlt)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2427 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026