Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 9 Agustus 2026
Tikam Bule Aussie, Kampret Dibekuk
Denpasar
Selasa, 3 Juni 2008,
16:33 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Citra pariwisata Bali yang aman dan nyaman bagi turis asing kembali tercoreng. Seorang turis asal Australia, ditikam seorang pengunjung saat sedang asyik dugem di pantai Double Six Kuta.
Aksi penikaman ini terjadi di Diskotik Déjà Vu, jalan Double Six, Legian Kuta, 31 Mei lalu sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban penikaman ini bernama Earl Gregory Harisson (62) asal Darwin Australia. Korban ditikam pelaku Sugiyanto alias Kampret (21) asal Nganjuk Jawa Timur.
Akibat ditikam dengan pisau lipat sepanjang 11 centimeter ini, korban mengalami luka pada pergelangan tangan kiri, tangan kanan, dada kiri, dan perut bagian kiri. Karena luka yang diderita cukup serius, korban yang seorang bisnisman ini langsung diterbangkan ke rumah sakit Darwin Australia.
Menurut Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra, pelaku Kampret dibekuk tanpa perlawanan di tempat tinggalnya di jalan Drupadi Denpasar. Selain Kampret, polisi juga membekuk rekan pelaku yang bernama Ida Bagus Kris alias Gus Kris, di rumahnya di jalan Hayam Wuruk Denpasar.
Aksi penikaman ini, menurut Pahumas, disebabkan oleh hal sepele, yakni rebutan tempat duduk di diskotik.
“Saat itu Gus Kris pergi ke kamar mandi. Saat kembali, kursi yang ditempati sudah diduduki korban. Antara Gus Kris dan korban kemudian cekcok dan terlibat perkelahian. Pelaku yang bernama Kampret ini kemudian datang dan langsung menikam korban dengan pisau lipat,†jelas pahumas.
Pisau untuk menikam turis Australia ini kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar. Sementara pelaku penusukan dan rekannya kini mendekam di sel tahanan Polsek Kuta. (spy)
Aksi penikaman ini terjadi di Diskotik Déjà Vu, jalan Double Six, Legian Kuta, 31 Mei lalu sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban penikaman ini bernama Earl Gregory Harisson (62) asal Darwin Australia. Korban ditikam pelaku Sugiyanto alias Kampret (21) asal Nganjuk Jawa Timur.
Akibat ditikam dengan pisau lipat sepanjang 11 centimeter ini, korban mengalami luka pada pergelangan tangan kiri, tangan kanan, dada kiri, dan perut bagian kiri. Karena luka yang diderita cukup serius, korban yang seorang bisnisman ini langsung diterbangkan ke rumah sakit Darwin Australia.
Menurut Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra, pelaku Kampret dibekuk tanpa perlawanan di tempat tinggalnya di jalan Drupadi Denpasar. Selain Kampret, polisi juga membekuk rekan pelaku yang bernama Ida Bagus Kris alias Gus Kris, di rumahnya di jalan Hayam Wuruk Denpasar.
Aksi penikaman ini, menurut Pahumas, disebabkan oleh hal sepele, yakni rebutan tempat duduk di diskotik.
“Saat itu Gus Kris pergi ke kamar mandi. Saat kembali, kursi yang ditempati sudah diduduki korban. Antara Gus Kris dan korban kemudian cekcok dan terlibat perkelahian. Pelaku yang bernama Kampret ini kemudian datang dan langsung menikam korban dengan pisau lipat,†jelas pahumas.
Pisau untuk menikam turis Australia ini kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar. Sementara pelaku penusukan dan rekannya kini mendekam di sel tahanan Polsek Kuta. (spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4428 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2009 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1541 Kali
04
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 998 Kali
05
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026