Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 27 September 2026
Tikam Bule Aussie, Kampret Dibekuk
Denpasar
Selasa, 3 Juni 2008,
16:33 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Citra pariwisata Bali yang aman dan nyaman bagi turis asing kembali tercoreng. Seorang turis asal Australia, ditikam seorang pengunjung saat sedang asyik dugem di pantai Double Six Kuta.
Aksi penikaman ini terjadi di Diskotik Déjà Vu, jalan Double Six, Legian Kuta, 31 Mei lalu sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban penikaman ini bernama Earl Gregory Harisson (62) asal Darwin Australia. Korban ditikam pelaku Sugiyanto alias Kampret (21) asal Nganjuk Jawa Timur.
Akibat ditikam dengan pisau lipat sepanjang 11 centimeter ini, korban mengalami luka pada pergelangan tangan kiri, tangan kanan, dada kiri, dan perut bagian kiri. Karena luka yang diderita cukup serius, korban yang seorang bisnisman ini langsung diterbangkan ke rumah sakit Darwin Australia.
Menurut Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra, pelaku Kampret dibekuk tanpa perlawanan di tempat tinggalnya di jalan Drupadi Denpasar. Selain Kampret, polisi juga membekuk rekan pelaku yang bernama Ida Bagus Kris alias Gus Kris, di rumahnya di jalan Hayam Wuruk Denpasar.
Aksi penikaman ini, menurut Pahumas, disebabkan oleh hal sepele, yakni rebutan tempat duduk di diskotik.
“Saat itu Gus Kris pergi ke kamar mandi. Saat kembali, kursi yang ditempati sudah diduduki korban. Antara Gus Kris dan korban kemudian cekcok dan terlibat perkelahian. Pelaku yang bernama Kampret ini kemudian datang dan langsung menikam korban dengan pisau lipat,†jelas pahumas.
Pisau untuk menikam turis Australia ini kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar. Sementara pelaku penusukan dan rekannya kini mendekam di sel tahanan Polsek Kuta. (spy)
Aksi penikaman ini terjadi di Diskotik Déjà Vu, jalan Double Six, Legian Kuta, 31 Mei lalu sekitar pukul 00.30 Wita.
Korban penikaman ini bernama Earl Gregory Harisson (62) asal Darwin Australia. Korban ditikam pelaku Sugiyanto alias Kampret (21) asal Nganjuk Jawa Timur.
Akibat ditikam dengan pisau lipat sepanjang 11 centimeter ini, korban mengalami luka pada pergelangan tangan kiri, tangan kanan, dada kiri, dan perut bagian kiri. Karena luka yang diderita cukup serius, korban yang seorang bisnisman ini langsung diterbangkan ke rumah sakit Darwin Australia.
Menurut Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra, pelaku Kampret dibekuk tanpa perlawanan di tempat tinggalnya di jalan Drupadi Denpasar. Selain Kampret, polisi juga membekuk rekan pelaku yang bernama Ida Bagus Kris alias Gus Kris, di rumahnya di jalan Hayam Wuruk Denpasar.
Aksi penikaman ini, menurut Pahumas, disebabkan oleh hal sepele, yakni rebutan tempat duduk di diskotik.
“Saat itu Gus Kris pergi ke kamar mandi. Saat kembali, kursi yang ditempati sudah diduduki korban. Antara Gus Kris dan korban kemudian cekcok dan terlibat perkelahian. Pelaku yang bernama Kampret ini kemudian datang dan langsung menikam korban dengan pisau lipat,†jelas pahumas.
Pisau untuk menikam turis Australia ini kini sudah diamankan di Poltabes Denpasar. Sementara pelaku penusukan dan rekannya kini mendekam di sel tahanan Polsek Kuta. (spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8476 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5827 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026