Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 16 Oktober 2026
Protes Kekerasan FPI dengan Nyanyian Damai
Renon
Rabu, 4 Juni 2008,
10:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi demo mengecam aksi kekerasan Front Pembela Islam (FPI) di Monas 1 Juni lalu, pagi ini berlangsung damai di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar. Aksi demo diwarnai dengan parade baju adat Nusantara dan nyanyian perdamaian.
Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Penegak Pancasila, menggelar demonya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandi.
Dalam aksinya, para pendemo mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama agama, seperti yang terjadi di Monas 1 Juni lalu. Mereka juga menuntut agar pemerintah secara tegas membubarkan FPI, karena dianggap dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia.
Aksi demo ini sedikit menarik perhatian karena beberapa pendemo menggunakan pakaian adat khas Nusantara seperti pakaian Kalimantan, Papua, Sulawesi, Bali, dan berbagai pakaian adat nusantara lainnya.
Para pendemo juga menyanyikan lagu bertema kebangsaan seperti Garuda Pancasila dan lagu-lagu bertema perdamaian.
Aksi damai ini mengundang perhatian beberapa turis asing yang sedang berwisata ke monumen Bajra Sandi.
Usai berdemo di depan Monumen Bajra Sandi, para pendemo melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Bali, yang terletak di sebelah utara monumen. (bob)
Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Penegak Pancasila, menggelar demonya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandi.
Dalam aksinya, para pendemo mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama agama, seperti yang terjadi di Monas 1 Juni lalu. Mereka juga menuntut agar pemerintah secara tegas membubarkan FPI, karena dianggap dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia.
Aksi demo ini sedikit menarik perhatian karena beberapa pendemo menggunakan pakaian adat khas Nusantara seperti pakaian Kalimantan, Papua, Sulawesi, Bali, dan berbagai pakaian adat nusantara lainnya.
Para pendemo juga menyanyikan lagu bertema kebangsaan seperti Garuda Pancasila dan lagu-lagu bertema perdamaian.
Aksi damai ini mengundang perhatian beberapa turis asing yang sedang berwisata ke monumen Bajra Sandi.
Usai berdemo di depan Monumen Bajra Sandi, para pendemo melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Bali, yang terletak di sebelah utara monumen. (bob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4397 Kali
02
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2056 Kali
03
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1930 Kali
04
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1585 Kali
05
Sidak Cafe di Payangan, Polisi dan BNN Gianyar Tes Urine 21 Orang
Dibaca: 1427 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026