Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Protes Kekerasan FPI dengan Nyanyian Damai
Renon
Rabu, 4 Juni 2008,
10:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aksi demo mengecam aksi kekerasan Front Pembela Islam (FPI) di Monas 1 Juni lalu, pagi ini berlangsung damai di Monumen Bajra Sandi, Renon, Denpasar. Aksi demo diwarnai dengan parade baju adat Nusantara dan nyanyian perdamaian.
Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Penegak Pancasila, menggelar demonya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandi.
Dalam aksinya, para pendemo mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama agama, seperti yang terjadi di Monas 1 Juni lalu. Mereka juga menuntut agar pemerintah secara tegas membubarkan FPI, karena dianggap dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia.
Aksi demo ini sedikit menarik perhatian karena beberapa pendemo menggunakan pakaian adat khas Nusantara seperti pakaian Kalimantan, Papua, Sulawesi, Bali, dan berbagai pakaian adat nusantara lainnya.
Para pendemo juga menyanyikan lagu bertema kebangsaan seperti Garuda Pancasila dan lagu-lagu bertema perdamaian.
Aksi damai ini mengundang perhatian beberapa turis asing yang sedang berwisata ke monumen Bajra Sandi.
Usai berdemo di depan Monumen Bajra Sandi, para pendemo melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Bali, yang terletak di sebelah utara monumen. (bob)
Para pendemo yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bali Penegak Pancasila, menggelar demonya di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali atau yang lebih dikenal dengan Monumen Bajra Sandi.
Dalam aksinya, para pendemo mengutuk segala bentuk kekerasan atas nama agama, seperti yang terjadi di Monas 1 Juni lalu. Mereka juga menuntut agar pemerintah secara tegas membubarkan FPI, karena dianggap dapat mengancam keutuhan bangsa dan negara Indonesia.
Aksi demo ini sedikit menarik perhatian karena beberapa pendemo menggunakan pakaian adat khas Nusantara seperti pakaian Kalimantan, Papua, Sulawesi, Bali, dan berbagai pakaian adat nusantara lainnya.
Para pendemo juga menyanyikan lagu bertema kebangsaan seperti Garuda Pancasila dan lagu-lagu bertema perdamaian.
Aksi damai ini mengundang perhatian beberapa turis asing yang sedang berwisata ke monumen Bajra Sandi.
Usai berdemo di depan Monumen Bajra Sandi, para pendemo melanjutkan aksinya ke Gedung DPRD Bali, yang terletak di sebelah utara monumen. (bob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026