Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
222 Tewas dalam Waktu 5 Bulan
Denpasar
Rabu, 4 Juni 2008,
18:27 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di Bali, kurun waktu 5 bulan terakhir, meningkat drastis dibanding tahun lalu (2007). Tidak percaya ? Dalam lima bulan ini korban tewas mencapai 222 orang.
Kumpulan data yang dikemas beritabali.com dari Bid Humas Polda Bali, mengungkapkan, tercatat, dari bulan Januari sampai Mei 2008, angka lakalantas mencapai 644 kasus. Dalam rinciannya, 222 orang tewas, 428 luka berat dan 491 luka ringan. Sementara, kerugian material tabrakan mencapai Rp. 674.305.000.
Tingginya angka lakalantas tahun ini tidak sebanding dengan tahun lalu. Dimana, data tahun lalu, rentan waktu yang sama, terjadi 593 kasus.
Rinciannya : 225 orang tewas, 392 luka berat, 514 mengalami luka ringan dan kerugian material mencapai Rp 762.330.000.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban mengatakan, posisi lakalantas terbanyak, berada pada wilayah Poltabes Denpasar. Kenapa demikian ? Alasannya, wilayah Poltabes luas dan kondisi jalan paling padat.
Paling tidak, katanya, jumlah korban laka-lantas selalu mengalami peningkatan. Dan, cenderung korban lakalantas dialami usia-usia produktif.
Dikatakannya, banyak faktor yang menjadi pemicu tingginya angka lakalantas di Denpasar dan sekitarnya. Salah satu faktornya, adalah meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.
Perwira melati tiga ini mengungkapkan, kondisi ini juga diperparah dengan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan masyarakat. Disamping, rendahnya pengetahuan masyarakat menyangkut fenomena berlalu – lintas.
Apa langkah selanjutnya untuk meredam tingginya angka lakalantas setiap tahun ? “Tertib lalu-lintas adalah satu cara yang tepat untuk meredam angka lakalantas,†ujar Reniban. (Spy)
Kumpulan data yang dikemas beritabali.com dari Bid Humas Polda Bali, mengungkapkan, tercatat, dari bulan Januari sampai Mei 2008, angka lakalantas mencapai 644 kasus. Dalam rinciannya, 222 orang tewas, 428 luka berat dan 491 luka ringan. Sementara, kerugian material tabrakan mencapai Rp. 674.305.000.
Tingginya angka lakalantas tahun ini tidak sebanding dengan tahun lalu. Dimana, data tahun lalu, rentan waktu yang sama, terjadi 593 kasus.
Rinciannya : 225 orang tewas, 392 luka berat, 514 mengalami luka ringan dan kerugian material mencapai Rp 762.330.000.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban mengatakan, posisi lakalantas terbanyak, berada pada wilayah Poltabes Denpasar. Kenapa demikian ? Alasannya, wilayah Poltabes luas dan kondisi jalan paling padat.
Paling tidak, katanya, jumlah korban laka-lantas selalu mengalami peningkatan. Dan, cenderung korban lakalantas dialami usia-usia produktif.
Dikatakannya, banyak faktor yang menjadi pemicu tingginya angka lakalantas di Denpasar dan sekitarnya. Salah satu faktornya, adalah meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.
Perwira melati tiga ini mengungkapkan, kondisi ini juga diperparah dengan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan masyarakat. Disamping, rendahnya pengetahuan masyarakat menyangkut fenomena berlalu – lintas.
Apa langkah selanjutnya untuk meredam tingginya angka lakalantas setiap tahun ? “Tertib lalu-lintas adalah satu cara yang tepat untuk meredam angka lakalantas,†ujar Reniban. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2822 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1986 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026