Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




222 Tewas dalam Waktu 5 Bulan

Denpasar

Rabu, 4 Juni 2008, 18:27 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) di Bali, kurun waktu 5 bulan terakhir, meningkat drastis dibanding tahun lalu (2007). Tidak percaya ? Dalam lima bulan ini korban tewas mencapai 222 orang.

Kumpulan data yang dikemas beritabali.com dari Bid Humas Polda Bali, mengungkapkan, tercatat, dari bulan Januari sampai Mei 2008, angka lakalantas mencapai 644 kasus. Dalam rinciannya, 222 orang tewas, 428 luka berat dan 491 luka ringan. Sementara, kerugian material tabrakan mencapai Rp. 674.305.000.

Tingginya angka lakalantas tahun ini tidak sebanding dengan tahun lalu. Dimana, data tahun lalu, rentan waktu yang sama, terjadi 593 kasus.

Rinciannya : 225 orang tewas, 392 luka berat, 514 mengalami luka ringan dan kerugian material mencapai Rp 762.330.000.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban mengatakan, posisi lakalantas terbanyak, berada pada wilayah Poltabes Denpasar. Kenapa demikian ? Alasannya, wilayah Poltabes luas dan kondisi jalan paling padat.

Paling tidak, katanya, jumlah korban laka-lantas selalu mengalami peningkatan. Dan, cenderung korban lakalantas dialami usia-usia produktif.

Dikatakannya, banyak faktor yang menjadi pemicu tingginya angka lakalantas di Denpasar dan sekitarnya. Salah satu faktornya, adalah meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang cukup signifikan dibanding tahun lalu.

Perwira melati tiga ini mengungkapkan, kondisi ini juga diperparah dengan adanya sejumlah pelanggaran yang dilakukan masyarakat. Disamping, rendahnya pengetahuan masyarakat menyangkut fenomena berlalu – lintas.

Apa langkah selanjutnya untuk meredam tingginya angka lakalantas setiap tahun ? “Tertib lalu-lintas adalah satu cara yang tepat untuk meredam angka lakalantas,” ujar Reniban. (Spy)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami