Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 1 Juli 2026
Ribuan Warga Penuhi Pantai Sanur
Sanur
Minggu, 8 Juni 2008,
12:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan umat Hindu di Bali hari ini (8/6) memenuhi pantai untuk melaksanakan tradisi Banyupinaruh. Tradisi berumur ribuan tahun ini dipercaya dapat menyucikan jiwa dan raga serta melebur dosa yang telah diperbuat selama ini.
Salah satu pantai yang ramai didatangi pada hari Banyupinaruh ini adalah Pantai Sanur Denpasar. Sejak dinihari, pantai ini sudah didatangi ribuan warga yang berasal dari seluruh Kota Denpasar.
Di pantai ini, warga yang datang melakukan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun, yakni dengan berendam dan mandi di air laut. Selain menggunakan air laut, warga juga menggosok badan mereka dengan menggunakan pasir laut.
Salah satu warga yang rutin mengikuti tradisi ini adalah Wayan Badra. Setelah mengikuti persembayangan Siwaratri atau penebusan dosa hari Sabtu malam, pagi ini Wayan mandi di pantai ini bersama beberapa anggota keluarganya.
“Tradisi ini sudah saya lakukan sejak kecil. Tujuannya untuk membersihkan badan dan menyucikan pikiran, agar unsur-unsur negatif di dalam tubuh bisa hilang,†jelas Wayan.
Tradisi Banyupinaruh atau mandi untuk penyucian diri ini dilakukan umat Hindu di Bali setiap 6 bulan sekali.
Malam sebelumnya atau hari Sabtu malam, warga melakukan persembahyangan Siwaratri, yakni bergadang semalam suntuk untuk melakukan doa peleburan dosa. (dev)
Salah satu pantai yang ramai didatangi pada hari Banyupinaruh ini adalah Pantai Sanur Denpasar. Sejak dinihari, pantai ini sudah didatangi ribuan warga yang berasal dari seluruh Kota Denpasar.
Di pantai ini, warga yang datang melakukan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun, yakni dengan berendam dan mandi di air laut. Selain menggunakan air laut, warga juga menggosok badan mereka dengan menggunakan pasir laut.
Salah satu warga yang rutin mengikuti tradisi ini adalah Wayan Badra. Setelah mengikuti persembayangan Siwaratri atau penebusan dosa hari Sabtu malam, pagi ini Wayan mandi di pantai ini bersama beberapa anggota keluarganya.
“Tradisi ini sudah saya lakukan sejak kecil. Tujuannya untuk membersihkan badan dan menyucikan pikiran, agar unsur-unsur negatif di dalam tubuh bisa hilang,†jelas Wayan.
Tradisi Banyupinaruh atau mandi untuk penyucian diri ini dilakukan umat Hindu di Bali setiap 6 bulan sekali.
Malam sebelumnya atau hari Sabtu malam, warga melakukan persembahyangan Siwaratri, yakni bergadang semalam suntuk untuk melakukan doa peleburan dosa. (dev)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026