Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ribuan Warga Penuhi Pantai Sanur
Sanur
Minggu, 8 Juni 2008,
12:23 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan umat Hindu di Bali hari ini (8/6) memenuhi pantai untuk melaksanakan tradisi Banyupinaruh. Tradisi berumur ribuan tahun ini dipercaya dapat menyucikan jiwa dan raga serta melebur dosa yang telah diperbuat selama ini.
Salah satu pantai yang ramai didatangi pada hari Banyupinaruh ini adalah Pantai Sanur Denpasar. Sejak dinihari, pantai ini sudah didatangi ribuan warga yang berasal dari seluruh Kota Denpasar.
Di pantai ini, warga yang datang melakukan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun, yakni dengan berendam dan mandi di air laut. Selain menggunakan air laut, warga juga menggosok badan mereka dengan menggunakan pasir laut.
Salah satu warga yang rutin mengikuti tradisi ini adalah Wayan Badra. Setelah mengikuti persembayangan Siwaratri atau penebusan dosa hari Sabtu malam, pagi ini Wayan mandi di pantai ini bersama beberapa anggota keluarganya.
“Tradisi ini sudah saya lakukan sejak kecil. Tujuannya untuk membersihkan badan dan menyucikan pikiran, agar unsur-unsur negatif di dalam tubuh bisa hilang,†jelas Wayan.
Tradisi Banyupinaruh atau mandi untuk penyucian diri ini dilakukan umat Hindu di Bali setiap 6 bulan sekali.
Malam sebelumnya atau hari Sabtu malam, warga melakukan persembahyangan Siwaratri, yakni bergadang semalam suntuk untuk melakukan doa peleburan dosa. (dev)
Salah satu pantai yang ramai didatangi pada hari Banyupinaruh ini adalah Pantai Sanur Denpasar. Sejak dinihari, pantai ini sudah didatangi ribuan warga yang berasal dari seluruh Kota Denpasar.
Di pantai ini, warga yang datang melakukan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun, yakni dengan berendam dan mandi di air laut. Selain menggunakan air laut, warga juga menggosok badan mereka dengan menggunakan pasir laut.
Salah satu warga yang rutin mengikuti tradisi ini adalah Wayan Badra. Setelah mengikuti persembayangan Siwaratri atau penebusan dosa hari Sabtu malam, pagi ini Wayan mandi di pantai ini bersama beberapa anggota keluarganya.
“Tradisi ini sudah saya lakukan sejak kecil. Tujuannya untuk membersihkan badan dan menyucikan pikiran, agar unsur-unsur negatif di dalam tubuh bisa hilang,†jelas Wayan.
Tradisi Banyupinaruh atau mandi untuk penyucian diri ini dilakukan umat Hindu di Bali setiap 6 bulan sekali.
Malam sebelumnya atau hari Sabtu malam, warga melakukan persembahyangan Siwaratri, yakni bergadang semalam suntuk untuk melakukan doa peleburan dosa. (dev)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026