Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
BLT – Pilgub Tidak ada Hubungan
Semarapura
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pencairan BLT untuk Kabupaten Klungkung masih menunggu hasil rapat Pemda Provinsi Bali dengan Sekretaris Daerah masing-masing kabupaten/kota. Pencairan itupun belum jelas kapan waktunya dan 8.460 KK Miskin msih menunggu kepastian.
Disamping itu, ada juga wacana bahwa BLT cair setelah Pilgub, 9 Juli nanti. Hal ini membuat Sekretaris Forum Kedaulatan Rakyat (Foker), I Wayan Widana.
Ketika dikonfirmasi Minggu (15/6) Widana mengatakan, “Apa hubungannya urusan pilgub dengan orang miskin,” paparnya. Dijelaskannya, orang miskin itu harus segera diberikan haknya, urusan Pilgub adalah urusan partai dan BLT adalah urusan pemerintah daerah. Jadi tidak beralasan kalau BLT tidak bisa dicairkan dan dihubungkan dengan kondisi politik.
“Kalau di politisir pencairannya, rakyat akan sangat marah,” Terangnya lagi. Wayan Widana justru menilai terlalu banyak dipolitisir dan ketakutan yang naif. “Kepala desa tidak akan mungkin berbuat gegabah dan pilih-pilih terhadap masyarakaynya,” Ungkapnya lagi.
Pada sisi lain, Klungkung juga akan ada perhelatan Pilkada, “Lalu apa dengan situasi Pilkada di Klungkung BLT ditunda lagi, jangan-jangan masyarakat (penerima BLT) keburu turun kejalan,” imbuhnya. Justru kalau dicairkan dengan segera pemerintah akan mendapat simpati. (igs)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3370 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1305 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 918 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 840 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 678 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun