Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ganti Rugi Tak Jelas, Bau Busuk Menusuk

Temesi

Kamis, 19 Juni 2008, 11:28 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Puluhan warga Desa Temesi Gianyar, hari ini (19/6) mendatangi kantor Lurah setempat. Mereka memprotes proses ganti rugi lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi yang tidak jelas. Selain itu, mereka juga memprotes pengolahan limbah sampah yang tak karuan, sehingga mencemari lingkungan.

TPA sampah yang dipersoalkan warga Desa Temesi ini mempunyai luas total 2 hektar 5 are. Sebanyak 130 are sudah dibebaskan, sementara sisanya sebanyak 75 are belum dibebaskan.

“Dari 130 are yang sudah dibebaskan, masih ada yang kasus atau belum dibayar, sehingga dipersoalkan warga. Warga juga mempersoalkan ketidaktransparanan panitia perluasan TPA dalam proses pembebasan lahan,” kata salah seorang warga, Made Rena.

Rena menambahkan, lahan yang dibebaskan diganti dengan nilai beragam mulai Rp 23 hingga Rp 25 juta per arenya. “Ada yang sudah dibayar namun tanpa kwitansi pembayaran, ada juga warga yang belum dapat pembayaran ganti rugi lahan,” jelas Rena.

Selain persoalan ganti rugi, persoalan lain yang diprotes warga adalah persoalan limbah sampah, yang tidak diolah dengan benar.

“Sampah yang menggunung seringkali mengotori sawah warga. Ada bangkai yang dibawa anjing liar ke tengah sawah, sehingga sawah menjadi rusak. Belum lagi bau sampah yang busuk menusuk hidung warga sekitar TPA,” kata Rena.

Menanggapi protes warga, Lurah Temesi Anak Agung Putra, mengatakan tidak bisa banyak berkomentar.

“Dalam kasus ini saya hanya bawahan, yang bertugas mengamankan kebijakan dari atas. Selanjutnya saya akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait agar ada solusi yang baik atas persoalan ini,” jelasnya. (art)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami