Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tegang, Rekonstruksi Pembunuhan Warga Korea

Sanur

Selasa, 24 Juni 2008, 18:05 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebelas pembunuh warga negara Korea, Kim Jung Tai, Selasa (24/6) direkonstruksi. Rekonstruksi berjalan hingga ratusan adegan dan dikawal dua kompi Dalmas serta diback-up aparat kepolisian dari Polsek Densel dan Poltabes Denpasar.

Sebelas tersangka, empat diantaranya warga Taiwan, dikeler menuju Vila Bay Pass Garden Jalan Danau Tempe Sanur. Kedua tangan para tersangka diborgol.

Penjagaan super ketat, dua kompi pasukan Dalmas Poltabes Denpasar ikut mengawal rekonstruksi pembunuhan Kim Jung Tai, yang ditemukan tewas mengenaskan di Villa Dampati Jalan Segara Ayu Sanur, Mei lalu.

Dari pengamatan Beritabali.com, awalnya, hanya enam tersangka (dua warga Taiwan dan empat bodyguard) yang datang ke Vila Bay Pass Garden Jalan Danau Tempe.

Dengan mengendarai dua unit mobil, jenis APV DK 1786 QA dan Kijang Inova DK 1670 QV. Mereka datang untuk menemui korban dengan alasan menagih hutang.

Namun sesampainya disana, mereka tidak masuk melainkan memantau dari luar. Tak lama memantau, mereka kembali keluar dan bertemu dengan tersangka lainnya yang sudah menunggu, diluar gerbang Vila.

Dalam hitungan menit, selanjutnya, tiga unit mobil mengangkut para tersangka, masuk kembali ke Vila untuk menemui korban.

Di pengamatan, yang masuk ke dalam Vila milik korban, hanya empat orang. Dua warga Taiwan, selebihnya tujuh bodyguard yang menunggu di halaman. Polisi membawa seorang penerjemah lelaki untuk mempermudah komunikasi.

Awak media tidak diperbolehkan masuk untuk mengikuti rekonstruksi di dalam rumah. Pasalnya, polisi melarang dengan alasan warga Taiwan marah wajahnya diabadikan.

Usai rekonstruksi di Vila, para tersangka digiring ke Vila Dampati jalan Segara Ayu Sanur dan menuju Jimbaran, dimana korban diculik dan disekap. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami