Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Ratusan Warga Buleleng Terancam Golput
Singaraja
Senin, 7 Juli 2008,
18:59 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ratusan warga di Kabupaten Buleleng terancam bakal Golput alias tidak memberikan hak suara dalam pelaksanaan pencoblosan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2008. Pasalnya ratusan warga di Kabupaten Buleleng belum menerima kartu pemilih dan formulir pemanggilan.
Selain persoalan di atas, penyebab yang dituding jadi penyebab golput ini adalah tidak adanya antisipasi khusus terhadap para pemilih yang lanjut usia maupun sakit.
“Pemilih yang lanjut usia maupun sakit tidak bisa diwakili. Kita tidak bisa berbuat banyak terhadap hal itu, sebab tenaga kita juga terbatas,†ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Wayan Rideng hari ini.
Ancaman golput juga muncul dari warga yang belum menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan ke TPS. Bahkan dalam satu keluarga masih ditemukan adanya yang tercecer.
“Kalau belum menerima kartu pemilih bisa mengunakan Kartu Tanda Penduduk sebagai penganti Kartu Pemilih dan Surat Penggilan dengan ketentuan telah terdaftar sebagai pemilih,†ujar Wayan Rideng.
Berdasarkan pantauan beritabali.com di sejumlah Desa dan Kelurahan di Buleleng, dua hari menjelang Pencoblosan Pilkada Bali 2008, masih banyak warga yang belum menerima kartu pemilih.
Beberapa warga yang telah menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan juga mengaku kecewa lantaran dalam satu keluarga melakukan pencoblosan di TPS berbeda, bahkan jaraknya sangat jauh dengan tempat tinggal. Dengan kondisi seperti ini, banyak yang mengancam akan golput. (sas)
Selain persoalan di atas, penyebab yang dituding jadi penyebab golput ini adalah tidak adanya antisipasi khusus terhadap para pemilih yang lanjut usia maupun sakit.
“Pemilih yang lanjut usia maupun sakit tidak bisa diwakili. Kita tidak bisa berbuat banyak terhadap hal itu, sebab tenaga kita juga terbatas,†ungkap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Wayan Rideng hari ini.
Ancaman golput juga muncul dari warga yang belum menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan ke TPS. Bahkan dalam satu keluarga masih ditemukan adanya yang tercecer.
“Kalau belum menerima kartu pemilih bisa mengunakan Kartu Tanda Penduduk sebagai penganti Kartu Pemilih dan Surat Penggilan dengan ketentuan telah terdaftar sebagai pemilih,†ujar Wayan Rideng.
Berdasarkan pantauan beritabali.com di sejumlah Desa dan Kelurahan di Buleleng, dua hari menjelang Pencoblosan Pilkada Bali 2008, masih banyak warga yang belum menerima kartu pemilih.
Beberapa warga yang telah menerima Kartu Pemilih dan Surat Penggilan juga mengaku kecewa lantaran dalam satu keluarga melakukan pencoblosan di TPS berbeda, bahkan jaraknya sangat jauh dengan tempat tinggal. Dengan kondisi seperti ini, banyak yang mengancam akan golput. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2945 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2016 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026