Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Mangku Pastika Dituding Tidak Ksatria
Singaraja
Senin, 7 Juli 2008,
20:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kandidat Gubernur Bali yang diusung PDI Perjuangan Komjen Pol Made Mangku Pastika, Senin (7/7) dikritik dan diprotes sejumlah pentolan Tim cagub Win-AP. Mangku dituding tidak fair karena sebagai Calon Gubernur Bali ia ternyata masih berstatus polisi aktif.
-uAkhirnya terbongkar juga kebohongan yang disembunyikan kepada masyarakat selama ini, kalau masih calon saja tidak jujur kepada masyarakat Bali seperti ini, bagaimana nanti jadi Gubernur Bali, ini sifat tidak ksatria seorang Mangku Pastika yang dieluk-elukkan PDIP,- ungkap Koordinator Tim Win-AP non-parpol Kabupaten Buleleng Nyoman Sudharmaja Duniaji.
Dengan masih berstatus aktif sebagai anggota Polri, Mantan Kapolda Papua dan Bali itu dinilai tidak berhak mengikuti proses Pilkada Bali.
-uIni berarti Mangku Pastika tidak memiliki hak untuk memilih dan dipilih, karena sesuai UU 32 Tahun 2005, polisi aktif tidak boleh memilih dan dipilih dan KPU Bali harus segera bersikap dengan status Mangku Pastika itu,- ujar Sudharmaja.
-uKita harapkan agar KPU Bali memiliki ketegasan untuk masyarakat Bali, sebab Mangku Pastika bukan hanya tidak boleh mencoblos tetapi juga kehilangan hak untuk dipilih karena masih berstatus sebagai polisi aktif,- pungkasnya. (sas)
-uAkhirnya terbongkar juga kebohongan yang disembunyikan kepada masyarakat selama ini, kalau masih calon saja tidak jujur kepada masyarakat Bali seperti ini, bagaimana nanti jadi Gubernur Bali, ini sifat tidak ksatria seorang Mangku Pastika yang dieluk-elukkan PDIP,- ungkap Koordinator Tim Win-AP non-parpol Kabupaten Buleleng Nyoman Sudharmaja Duniaji.
Dengan masih berstatus aktif sebagai anggota Polri, Mantan Kapolda Papua dan Bali itu dinilai tidak berhak mengikuti proses Pilkada Bali.
-uIni berarti Mangku Pastika tidak memiliki hak untuk memilih dan dipilih, karena sesuai UU 32 Tahun 2005, polisi aktif tidak boleh memilih dan dipilih dan KPU Bali harus segera bersikap dengan status Mangku Pastika itu,- ujar Sudharmaja.
-uKita harapkan agar KPU Bali memiliki ketegasan untuk masyarakat Bali, sebab Mangku Pastika bukan hanya tidak boleh mencoblos tetapi juga kehilangan hak untuk dipilih karena masih berstatus sebagai polisi aktif,- pungkasnya. (sas)
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026