Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Di Sukawati, Dua Banjar Nyaris Bentrok
Sukawati
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Hajatan Pilkada Bali di Gianyar, Rabu (9/7) nyaris terjadi bentrok antar dua banjar, yakni Banjar Batusepih dengan Banjar Tengkulak Mas, Kemenuh, Sukawati, Gianyar.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Kejadian ini sendiri dipicu terjadinya keributan antara dua pemuda yakni Komang Suar yang merupakan warga Batu Sepih dan Ari, yang berasal dari Tengkulak Mas.
Keributan yang terjadi di Banjar Teges, Peliatan, Ubud ini bermula dari terjadinya pengeroyokan terhadap Ari, yang kemudian karena tidak terima, pria ini langsung pulang untuk mengadu ke warga Tengkulak Mas.
Kontan saja warga Banjar Tengkulak Mas tidak terima dengan perlakuan Komang Suar, kemudian warga keluar rumah untuk menyerbu rumah Suar di Banjar Batu Sepih. Niat warga Tengkulak Mas untuk menyerbu ke rumah Batuh Sepih gagal, karena warga Batu Sepih sudah turun ke jalan terlebih dahulu.
Terkait kejadian ini, secara spontan membuat situasi kedua banjar tersebut sempat tegang. Untung saja, pihak kepolisian dari Polsek Sukawati sigap turun ke lokasi sehingga tak terjadi permasalahan lebih lanjut.
“Yang keluar itu cuman warga Banjar Tengkulak Mas, dan itupun kami langsung redam dan jelaskan permasalahannya sehingga warga kembali masuk ke rumahnya masing-masing,“ ungkap Kapolsek Sukawati, AKP Dewa Adnyana ketika dimintai keterangan terkait ketegangan yang terjadi di wilayahnya. (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 536 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 391 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 388 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan