Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Hasil Jual TV Curian, Harun Beli SS
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Harun Rismawan (39) tidak pernah jera masuk penjara. Tiga kali masuk penjara, masih saja berulah mencuri di rumah temannya sendiri. Akibatnya, tersangka pun ditangkap setelah diketahui mencuri TV 21 inci merek Samsung di rumahnya Dian Kusuma (40) di Jalan Kendedes Nomor 15 Banjar Jabajero Kuta.
Penjelasan tertangkapnya tersangka Harun Rismawan dibeberkan Kanitreskrim Iptu Made Karsa SH kepada Beritabali.com, Kamis (10/7). Menurut Iptu Karsa, tersangka ditangkap atas informasi Dian Kusuma yang melaporkan hilangnya TV 21 inci di rumahnya. Pencurian berlangsung saat rumah kosong.
Polisi menyelidiki sejumlah saksi-saksi di lokasi. Beruntung, salah seorang bocah berusia 12 tahun, yang tinggal di kawasan Kendedes, mengetahui pencurian itu. anak kecil itu mengatakan kepada polisi bahwa, pencurinya orang yang dikenal dan sering bermain ke rumah korban.
“Anak kecil itu mengatakan, pelakunya datang naik sepeda motor Honda. Dan keterangan ini dibenarkan korban dan mengatakan, sipemilik motor Honda, sudah dua kali bermain ke rumahnya. Ternyata, tersangka Harun kenal dengan suami korban,†ucapnya.
Meski mengetahui identitas pelaku, namun polisi kehilangan jejak alamat tersangka. Nah suatu saat, tepatnya Rabu (9/7) polisi mengendus jejak tersangka tinggal di Jalan Srikandi Gang Wibisana 2 Nusa Dua.
Tersangka ditangkap sekitar pukul 22.00 Wita, tanpa perlawanan. Terjawab, tersangka adalah residivis yang telah tiga kali masuk penjara LP Kerobokan. Dan ini adalah kali yang keempat.
Tersangka mengaku mencuri bersama AR, kini masih diburon polisi. Saat pencurian terjadi, tersangka Harun menunggu di luar, standby di atas sepeda motor. Sementara AR yang mencongkel rumah korban. Begitu mendapatkan TV 21 inci merek Samsung dan sebuah HP Nokia, mereka kabur.
“TV dijual dan saya hanya dapat Rp 175 ribu. Yang bawa HP teman saya AR,†katanya.
Diakuinya, uang tersebut sudah habis untuk foya – foya membeli narkoba jenis SS. Sejatinya, dari penuturan tersangka, sejak masuk LP Kerobokan selama 3 kali dalam kasus pencurian sepeda motor dan pencurian tas, dia doyan nyabu.
“Setelah menjual TV, saya beli sabu-sabu per-gram Rp 200 ribu, dengan teman di Jalan Nangka,†ucapnya polos. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5986 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2651 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2309 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan