Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Golput di Buleleng 30,55 Persen
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dibandingkan pelaksanaan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Buleleng sebelumnya, pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali 2008, Golput di Kabupaten Buleleng mengalami peningkatan hingga mencapai 30,55 persen, sebagian diantaranya tidak mengantongi kartu pemilih.
Berdasarkan catatan di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng, Kamis (10/7) dari 470.406 pemilih yang tercatat, 146.853 diantaranya tidak hadir memberikan suaranya dalam Pilkada Bali 2008.
“Tentu kita tidak serta merta mencari kambing hitam, tapi ini sebuah proses di dalamnya ada berbagai komponen terkait pelaksanaan Pilkada ini, kami sebagai penyelenggara menyadari hal itu, memang golput mengalami kenaikan dibandingkan pilbup lalu, golput ini dianggap berawal dari sosialisasi, kami mengakui karena keterbatasan kita sebagai penyelanggara,†ungkap Ketua KPU Buleleng, Wayan Rideng.
Meningkatnya warga tidak memberikan hak suaranya dalam Pilkada Bali di Buleleng juga diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat sendiri.
“Ini diakibatkan banyak yang tidak mendapatkan kartu pemilih hingga hak suaranya hilang dan juga karena kesibukan sebagian warga di Buleleng, seperti upacara ngaben, tiga bulanan dan sebagainya,†ujar Rideng.
Dari hasil sementara Pilkada Bali di Kabupaten Buleleng, Made Mangku Pastika dan AA. Puspayoga meraih 75,58% suara, disusul CBS – Suweta dengan prosentase suara mencapai 12,60% dan Win-AP dengan perolehan 11,83% suara. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang