Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kapal Cina Berbendera Indonesia Terdampar

Denpasar

Minggu, 13 Juli 2008, 19:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Sebuah kapal ikan berbobot 23 ton, bernomor lambung BJ 4699, Jumat (11/7) lalu terdampar di Pantai Labuhan Sait, Pecatu, Kuta Selatan. Kapal asal Cina berbendera Indonesia tersebut berposisi miring dan mesin dalam keadaan hidup. Diduga keras, kapal tersebut terdampar dan lambung kapal bocor akibat menabrak karang.



Dari informasi yang diterima, Minggu (13/7), kapal itu, ditemukan seorang warga sekitar pukul 20.00 wita. Warga setempat curiga, karena kapal miring dan mesin kapal mendadak mati, setelah jarum jam menunjukan pukul 23.00 wita.

Penemuan itu dilaporkan warga kepada petugas Balawista Labuhan Sait. Sementara itu, menurut Kepala Balawista Labuhan Sait, Wayan Somer kepada wartawan, membenarkan penemuan tersebut.

Tiga petugas Balawista, yakni Somer dan dua petugas Pol. Air mengecek kapal. Herannya, saat petugas mengecek, tidak ada orang didalam kapal. Baik itu ABK (anak buah kapal) dan nakhoda.



“Kapalnya terdampar dan diduga habis menabrak karang. Yang lebih mengherankan, kapal tersebut dipenuhi ikan, namun tidak ada orang''jelasnya.



Menanggapi penemuan warga, sejumlah petugas Balawista dibantu aparat Pol. Air Polda Bali, terus melakukan pengecekan. Polisi pun memasang garis pembatas (police line) dikapal berbobot 23 ton itu, guna mewaspadi aksi penjarahan.

Dikonfirmasi terpisah, Dir. Pol Air Polda Bali AKBP Oka Eswara Chandrana mengatakan, kapal tersebut telah dievakusi Sabtu (12/7), pagi dan telah bersandar di Pelabuhan Benoa.

“Anggota masih melakukan pencaharian terhadap ABK. Ini sangat mengherankan," ucapnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami