Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kapal Cina Berbendera Indonesia Terdampar
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebuah kapal ikan berbobot 23 ton, bernomor lambung BJ 4699, Jumat (11/7) lalu terdampar di Pantai Labuhan Sait, Pecatu, Kuta Selatan. Kapal asal Cina berbendera Indonesia tersebut berposisi miring dan mesin dalam keadaan hidup. Diduga keras, kapal tersebut terdampar dan lambung kapal bocor akibat menabrak karang.
Dari informasi yang diterima, Minggu (13/7), kapal itu, ditemukan seorang warga sekitar pukul 20.00 wita. Warga setempat curiga, karena kapal miring dan mesin kapal mendadak mati, setelah jarum jam menunjukan pukul 23.00 wita.
Penemuan itu dilaporkan warga kepada petugas Balawista Labuhan Sait. Sementara itu, menurut Kepala Balawista Labuhan Sait, Wayan Somer kepada wartawan, membenarkan penemuan tersebut.
Tiga petugas Balawista, yakni Somer dan dua petugas Pol. Air mengecek kapal. Herannya, saat petugas mengecek, tidak ada orang didalam kapal. Baik itu ABK (anak buah kapal) dan nakhoda.
“Kapalnya terdampar dan diduga habis menabrak karang. Yang lebih mengherankan, kapal tersebut dipenuhi ikan, namun tidak ada orang''jelasnya.
Baca juga:
Santri Tewas Terseret Ombak Saat Ikut MOS
Menanggapi penemuan warga, sejumlah petugas Balawista dibantu aparat Pol. Air Polda Bali, terus melakukan pengecekan. Polisi pun memasang garis pembatas (police line) dikapal berbobot 23 ton itu, guna mewaspadi aksi penjarahan.
Dikonfirmasi terpisah, Dir. Pol Air Polda Bali AKBP Oka Eswara Chandrana mengatakan, kapal tersebut telah dievakusi Sabtu (12/7), pagi dan telah bersandar di Pelabuhan Benoa.
“Anggota masih melakukan pencaharian terhadap ABK. Ini sangat mengherankan," ucapnya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang