Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Kapal Terdampar Diduga Asal Taiwan
Labuan Sait
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ditemukannya kapal bernomor lambung BJ 4699 yang terdampar di Pantai Labuhan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, masih misterius. Namun, aparat kepolisian menemukan fakta terbaru, bahwa kapal berbobot 23 ton itu adalah kapal yang berasal dari Taiwan.
Hal itu dibuktikan dari ditemukannya, tiga paspor warganegara Taiwan yakni Su Perng yuan (21), Su Wen Cherng (40) dan Su Wen Chen (40).
Ada gambaran yang menarik ketika 26 aparat kepolisian Dit Pol Air, memasuki kapal berkekuatan 98 GT itu. Betapa tidak, ternyata ratusan warga setempat menjarah sejumlah ikan berjenis tuna dan lemuru.
Padahal garis pembatas (police line) sudah terpasang sejak semalaman. Namun warga seakan tidak mengubris. Dan mereka nekad memasuki kapal meski kondisinya miring.
" Yah,mau gimana lagi, kekuatan kami tidak seimbang. Kami jumlahnya 26 personil, sementara warga 500 orang," sesal Kompol Handoko selaku Kasubdit Bin. Ops Dit Pol Air Benoa.
Baca juga:
Ukraina Gempur Rusia Pakai Senjata dari AS
Diterangkannya, kapal yang memiliki kecepatan sampai 660 HP (daya kuda) itu, akan dievakuasi, sambil menunggu pemilik kapal.
Dikatakannya, aparat kepolisian menduga, kapal tersebut berasal dari Taiwan.
Hal itu terlihat, ditemukannya sejumlah surat-surat penting di atas kapal. Diantaranya, tiga paspor warganegara Taiwan yakni Su Perng yuan (21), Su Wen Cherng (40) dan Su Wen Chen (40).
"Sangat mengherankan, kapal bersertifikat Cina, tapi izin Taiwan," urainya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 538 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 394 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan