Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Akan Gelar Doa Bersama Bagi Pelaku Bom Bali
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Walau belum jelas kapan kepastian pelaku bom bali akan dieksekusi hukuman mati, namun Yayasan Anand Ashram dan National Integration Movement, di hari yang sama akan menggelar doa bersama bagi pelaku bom bali.
Dalam siaran pers yang disampaikan ke redaksi, Hadi Susanto perwakilan dari Yayasan Anand Ashram menyampaikan pesan perdamaian."Kami tidak membenci para pelaku bom Bali, tetapi kami juga tidak menghargai tindakan-tindakan yang kejam. Karena alasan inilah kami merasa bahwa hukuman mati bagi para pelaku bom Bali dalam waktu dekat ini akan mengirimkan pesan yang jelas bagi para pendukung mereka bahwa kekerasan bukanlah suatu jalan keluar," ungkap Hadi Susanto.
Lebih lanjut Hadi Susanto menyampaikan "kami menerima perlunya hukuman mati tersebut untuk menegakkan hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu kami mengumumkan bahwa pada hari dan tanggal para pelaku bom Bali tersebut dijatuhi hukuman mati, pada pagi yang sama pukul 9, kami akan melaksanakan doa bersama antar-umat beragama untuk mendoakan arwah para pelaku bom Bali.''.
Yayasan Anand Ashram dan National Integration Movement juga mengundang seluruh anggota masyarakat yang berminat hadir dalam acara doa bersama tersebut dan diharapkan untuk terus memantau pemberitaan mengenai tanggal, tempat, dan hal-hal logistik lainnya.
Apa yang menjadi harapan dari doa bersama ini? ''Kami berharap dan berdoa agar satu langkah ini akan menyadarkan para penganut garis keras bahwa Cinta adalah satu-satunya solusi," pungkas Hadi. (ayu)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan