Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Akibat Perambahan Liar, Jalak Bali Menipis
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perambahan liar merupakan salah satu penyebab menipisnya populasi curik (jalak) Bali. Akibat perambahan liar tersebut membuat ketersediaan pakan bagi curik bali ikut-ikutan menipis. Disamping itu menipisnya populasi jalak bali juga disebabkan oleh banyaknya pencurian dan perburuan liar. Hal ini mudah dipahami mengingat Curik Bali memiliki nilai jual hingga puluhan juta rupiah.
Hal tersebut disampaikan Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA), Departemen Kehutanan, Dardori, dalam kunjungannya ke Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Sabtu (9/8) untuk mengecek populasi burung yang di dunia hanya di Bali itu di tempat penangkarannya di Tegal Bunder. Dalam kunjungannya, Dardori juga melepas empat ekor curik Bali ke alam bebas di kawasan hutan Berumbun, TNBB.
Menurut Dardori, curik Bali ini adalah aset yang bernilai sangat tinggi, sehingga perlu diselamatkan.Turis berani mengeluarkan ratusan dolar atau euro hanya untuk melihat curik Bali ini, kalau tidak kita selamatkan maka untuk melihat burung maskot Bali ini kita harus pergi ke luar negeri," ungkapnya. Untuk menyelamatkan curik Bali itu, kata Dardori, TNBB sudah terus memperketat pengawasan dengan memperbanyak pos-pos pengamanan di kawasan TNBB.
Saat ini, lanjut Dardori jumlah curik Bali yang ada di penangkaran Tegal Bunder ada 33 ekor, di kubah pos Berumbun 14 ekor dan di alam bebas ada 14 ekor. "Dari jumlah yang kita lepas dialam bebas itu ada yang sudah berhasil berkembang biak karena dari pemantauan ada curik Bali yang ditemukan dikakinya tidak mengunakan ring, itu artinya burung itu lahir di alam bebas," jelasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang