Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 19 Juni 2026
WHO Diharapkan Tetap Bantu Bali
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Lembaga kesehatan dunia (WHO) diharapkan tetap membantu Bali melakukan deteksi penyebaran virus flu burung di Bali melalui uji sampel darah manusia dan unggas.
Peran serta WHO juga diharapkan mampu membantu proses keberlanjutan uji sampel darah di Bali guna mendeteksi secara cermat perkembangan virus flu burung.
Harapan ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Bali dr. Dewa Oka ketika ditemui Beritabali.com di Renon, Sabtu (23/8).
Dewa Oka menyampaikan sampai saat ini keterlibatan WHO sangat diperlukan. Walaupun Bali pada dasarnya telah memiliki laboratorium regional yaitu laboratorium mikrobiologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Denpasar.
Selain itu Bali memiliki 2 laboratorium Sub regional yaitu di Dinas Kesehatan Bali dan RSUP Sanglah.
Menurut Dewa Oka proses deteksi dan pencegahan penyebaran virus flu burung harus tetap berlanjut di Bali, mengingat dukungan dana pada tahun ini cukup memadai.
"Dari APBD ada, dana dari APBN ada, dari APBD sekitar 600 juta yang APBN kurang lebih 1,2 milyar, pendanaan itu kan tidak harus ada case, kalaupun tidak ada case (kasus) akan tetap dilakukan pencegahan," ujar Dewa Oka.
Sebelumnya Peneliti Flu Burung Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Denpasar, Dr Ngurah Mahardika meyebutkan kasus penyebaran flu burung di Bali mulai menyempit. Kasus penyebaranya kini juga terbatas antar unggas.
Penyebaran virus flu burung juga kini tidak lagi ditemukan pada burung-burung liar di Bali. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun