Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Komplotan Preman Nyaris Bentrok Antar Pemuda

Kuta

Selasa, 26 Agustus 2008, 20:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Aminulah, Selasa (26/8) kurang beruntung. Dia dikeroyok sekawanan preman di simpang siur Kuta. Akibatnya, sekujur tubuh korban babak belur dan kasusnya dilaporkan ke polisi. Latar belakang pengeroyokan diduga bermotif serempetan mobil.



Informasi menyebutkan, kejadian berawal, sekitar pukul 03.00 Wita. Korban kelahiran Bugis ini mengendarai mobil Panther bersama temannya, Satukan (30) dan Rudi (35).

Setibanya di seputaran Simpang Siur Kuta, muncul sebuah mobil jazz warna hijau. Mobil Jazz yang dikendarai tiga penumpang itu, bemaksud berbelok menuju ke timur.

Karuan saja korban gelagapan. Meski telah menghidupkan lampu dem (peringatan), mobil Jazz tersebut terus melaju. Akibatnya, korban mendadak memberhentikan mobilnya.

Entah bagaimana, mobil Jazz malah berusaha menabrak mobil korban yang sengaja berhenti. "Mereka bermaksud memotong jalan dengan berjalan zik zak, tapi saya diam saja," sebutnya.



Sadar tak punya masalah, korban melajukan mobilnya pulang. Hingga menuju ke tempat mereka bekerja di gudang sound system vision one Jalan Bay Pass Ngurah Rai.



Apa lacur, mobil Jazz mengikuti dari belakang dan masuk kedalam gudang. "Mereka marah dan mengeroyok saya," papar korban yang mengaku disiksa hingga belasan kali.

Mendengar suara gaduh, karyawan yang bekerja di gudang keluar. Salah seorang karyawan, Wage Yamtono 35, menanyakan maksud kedatangan kelompok preman tersebut.
Apes bagi Wage, kepalanya dihantam pakai balok.

Rekan-rekan korban yang melihat kejadian langsung membantu dan siap bentrok dengan preman tersebut. Ternyata nyali preman ciut, ketika dihadang belasan pemuda membawa kayu balok. Walhasil mereka pun lari tunggang-langgang menuju mobil.

"Mereka ada yang bertato di lehernya dan berambut potongan punk dan ini sudah kami sampaikan ke polisi. Kami mengadu ke polisi karena mereka akan menyerang lagi bawa kelompok," jelasnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami