Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Warga Jehem Gencarkan Pengelolaan Sampah dari Sumber
BERITABALI.COM, BANGLI.
Upaya penanganan sampah berbasis sumber terus digencarkan di Bangli. Desa adat dan dinas di wilayah ini semakin aktif mendorong masyarakat untuk mengelola sampah langsung dari hulu guna mengatasi persoalan lingkungan yang kian kompleks.
Salah satu contoh nyata terlihat di Banjar Dinas Tambahan Bakas, Desa Jehem, Kecamatan Tembuku. Sejak Februari 2018, warga setempat konsisten menjalankan gerakan pengolahan sampah berbasis sumber yang kini menunjukkan hasil positif.
Kelian Banjar Dinas Tambahan Bakas, Dewa Putu Mardika, Kamis (30/4/2026) menyampaikan bahwa pihaknya terus mengedukasi masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga.
Ia menjelaskan, sampah anorganik seperti plastik dikumpulkan dan disalurkan melalui kerja sama dengan bank sampah sehingga memiliki nilai ekonomis. Sementara itu, sampah organik diolah menggunakan metode teba modern maupun cara lain untuk dijadikan kompos.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program tersebut. Warga secara rutin menjalankan kegiatan penanganan sampah melalui berbagai mekanisme, seperti kulkul PKK dan sistem gotong royong.
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, lingkungan di Banjar Dinas Tambahan Bakas kini terlihat lebih bersih, asri, dan terhindar dari permasalahan seperti banjir.
"Kedepan diharapkan kesadaran masyarakat terkait pengelolahan sampah terus meningkat, sehingga program pemerintah dalam penaganan sampah berbasis sumber bisa terwujud," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3865 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1820 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang