Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Pohon Tumbang Tutup Akses ke Pura Tirta Empul
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Akses jalan menuju kawasan suci Pura Tirta Empul sempat terhambat akibat pohon tumbang pada Kamis (30/4/2026) pagi.
Peristiwa terjadi di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar. Pohon jenis gamal yang tumbang menutup badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas masyarakat, terutama yang hendak menuju lokasi pura.
Kejadian ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur wilayah Tampaksiring sejak malam hari, ditambah kondisi pohon yang sudah tua dan lapuk sehingga mudah roboh.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Pj. Perbekel Desa Manukaya langsung turun ke lokasi sekitar pukul 06.00 WITA untuk melakukan pengecekan serta pengamanan awal.
Selanjutnya, proses evakuasi dilakukan oleh personel piket fungsi Polsek Tampaksiring yang dipimpin Pawas Kanit Sabhara. Petugas bersama warga melakukan pemotongan batang pohon dan pembersihan material secara gotong royong hingga akses jalan kembali bisa dilalui.
Kapolsek Tampaksiring, Anak Agung Alit Sudarma, memastikan penanganan dilakukan dengan cepat untuk menghindari dampak yang lebih luas.
“Kami bersama instansi terkait segera melakukan penanganan di lokasi guna mempercepat proses evakuasi. Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dan akses jalan sudah dapat dilalui kembali oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung.
“Kami mengingatkan warga agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur yang rawan pohon tumbang, serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan kondisi pohon yang berpotensi membahayakan,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun