Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Prof. Rai Dituding Tahan Surat Dewan
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Surat panggilan yang dilayangkan DPRD Bali kepada anggota Senat dan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar nampaknya tak sampai pada anggota senat perguruan tinggi ISI Denpasar. Surat yang dilayangkan Dewan guna membahas kekisruhan pemilihan rektor tersebut disinyalir di blok (ditahan) oleh Rektor ISI Denpasar, Prof. Wayan Rai.
Dalam pertemuan antara Rektor ISI Denpasar Prof Wayan Rai dan 11 Orang Anggota Senat ISI Denpasar yang di Fasilitasi oleh DPRD Bali di Gedung DPRD Bali, Senin (1/9) terungkap bahwa para anggota senat tidak mendapat surat undangan. Salah satu Anggota Senat ISI Denpasar, Anak Agung Bagus Adnyana menyatakan mengetahui undangan dewan dari rekan sesana dosen.
Menanggapi masalah ini Wakil ketua DPRD Bali IGK Adiputra menyatakan tidak percaya surat tersebut tidak sampai. Padahal menurut Adiputra surat tersebut telah dikirim tanggal 26 Agustus lalu. “Surat sudah kami kirimkan per 26 Agustus,†jelas IGK Adiputra.
Sedangkan Rektor ISI Denpasar, Prof Wayan Rai mengakui telah menerima surat panggilan dewan tanggal 27 Agustus, namun Rai beralasan undangan dewan tidak jelas apakah kepada anggota senat yang baru dilantik atau yang lama. “Surat itu sudah saya terima tanggal 27 Agustus, tetapi Senat yang mana diundang apakah yang baru dilantik atau yang terdahulu?,†tanya Prof Wayan Rai.
Melihat Sikap Prof. Wayan Rai, Ketua Program Desain Komunikasi Visual Anak Agung Bagus Udayana menuding Prof Wayan Rai telah memblok (menahan) surat dari dewan. Udayana juga menjelaskan sikap ngotot Prof. Wayan rai untuk kembali menjadi rektor tidak lepas dari ketidakmampuan dalam mempertanggungjawabkan penggunaan keuangan di ISI Denpasar. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 467 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 368 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 302 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan