Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pantau Teroris, Pelabuhan Dijaga Ketat

Denpasar

Kamis, 11 September 2008, 16:46 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Polda Bali mengerahkan sedikitnya 1500 personil untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Ribuan personil yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2008 ini, juga diperintahkan menjaga ketat semua pelabuhan di Bali, guna mengantisipasi aksi teroris.

“Operasi ini bersandi “Operasi Ketupat 2008” berjalan selama 16 hari. Dimulai pada tanggal 24 September hingga 9 Oktober 2008,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, Kamis (11/09).



Kombes Reniban menambahkan, ada empat pos yang wajib diisi petugas, yaitu, pos Gilimanuk, pos Padangbai, pos Bandara dan pos Terminal Ubung. Penjagaan pos-pos mudik Lebaran akan dilakukan selama 24 jam.

Untuk sasaran Operasi Ketupat 2008, beber Kombes Reniban, akan diberlakukan pada situasi tindak kriminalitas, kecelakaan lalu-lintas, dan tanah longsor, yang setiap saat bakal terjadi.



“Fungsi intelejen akan dikedepankan dalam operasi ini,”urainya.

Tak kalah pentingnya, ucap perwira melati tiga ini, penjagaan super ketat akan diberlakukan di pelabuhan – pelabuhan masuk ke Bali. Seperti Gilimanuk, Padangbai dan pelabuhan pelabuhan kecil lainya.



Ekstra ketatnya pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian, selain melancarkan arus mudik, juga akan memantau gerakan kelompok teroris yang mencari celah, berbaur dengan pemudik.

“Pengerahan pasukan ini termasuk pengamanan eksekusi Amrozi,”ulasnya. (Spy)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami