Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Pantau Teroris, Pelabuhan Dijaga Ketat
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polda Bali mengerahkan sedikitnya 1500 personil untuk mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri. Ribuan personil yang tergabung dalam Operasi Ketupat 2008 ini, juga diperintahkan menjaga ketat semua pelabuhan di Bali, guna mengantisipasi aksi teroris.
“Operasi ini bersandi “Operasi Ketupat 2008†berjalan selama 16 hari. Dimulai pada tanggal 24 September hingga 9 Oktober 2008,†kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AS Reniban, Kamis (11/09).
Kombes Reniban menambahkan, ada empat pos yang wajib diisi petugas, yaitu, pos Gilimanuk, pos Padangbai, pos Bandara dan pos Terminal Ubung. Penjagaan pos-pos mudik Lebaran akan dilakukan selama 24 jam.
Untuk sasaran Operasi Ketupat 2008, beber Kombes Reniban, akan diberlakukan pada situasi tindak kriminalitas, kecelakaan lalu-lintas, dan tanah longsor, yang setiap saat bakal terjadi.
“Fungsi intelejen akan dikedepankan dalam operasi ini,â€urainya.
Tak kalah pentingnya, ucap perwira melati tiga ini, penjagaan super ketat akan diberlakukan di pelabuhan – pelabuhan masuk ke Bali. Seperti Gilimanuk, Padangbai dan pelabuhan pelabuhan kecil lainya.
Ekstra ketatnya pengamanan yang dilakukan aparat kepolisian, selain melancarkan arus mudik, juga akan memantau gerakan kelompok teroris yang mencari celah, berbaur dengan pemudik.
“Pengerahan pasukan ini termasuk pengamanan eksekusi Amrozi,â€ulasnya. (Spy)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 184 Kali
Polisi Bongkar 14 Kasus Narkoba di Badung, 15 Tersangka Ditangkap
Dibaca: 112 Kali
Gamelan Sakral Pura Dalem Panji Anom di Buleleng Dicuri, Krama Resah
Dibaca: 107 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang