Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mobilitas Tinggi, Sopir Diceramahi HIV/AIDS

Negara

Jumat, 12 September 2008, 17:30 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Profesi sopir yang tingkat mobilitasnya tinggi sangat berpotensi untuk terjangkit HIV/AIDS, karena itu para sopir menjadi salah satu perhatian untuk diberikan pemahaman dan tindakan pencegahan penularan penyakit terutama penyakit AIDS.

Untuk mencegah penyebaran virus mematikan ini, Jumat (12/8) sopir diberikan pemahaman tentang penyakit mematikan ini oleh 82 relawan dari Yayasan Citra Usadha Indonesia (YCUI).

Nengah Suardana, salah satu konsuler dari YCUI Jembrana yang konsen terhadap HIV/AIDS mengatakan dari survei yang dilakukan selama ini, para sopir ini dikatakan beresiko tinggi terkena penyakit HIV/AIDS, lantaran mobilitasnya yang tinggi dan berpotensi untuk melakukan hubungan intim di beberapa tempat.

"Kami sengaja melakukan sosialisasi kepada para sopir di beberapa titik tempat transit para sopir truk tersebut. Seperti di Pengeragoan, Melaya hingga Gilimanuk, "terangnya. Suardana menambahkan saat ini di Jembrana Suardana menambahkan selain kepada sopir pihaknya juga melakukan tindakan preventif di beberapa titik tempat transaksi dan praktek prostitusi seperti di Batu Karung, Delod Berawah dan Gilimanuk.

"Saat ini di Jembrana tercatat 92 orang positif HIV/AIDS dan beberapa diantaranya sudah meninggal. Namun tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut terus bertambah," jelasnya.

Pihaknya juga mendukung adanya ranperda tentang AIDS yang saat ini sedang digodok oleh DPRD Jembrana. "Dengan perda ini saya harap bisa menjamin dan memayungi hukum para penderita" ujarnya. (dey).
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami