Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Siap-Siap Diawasi Polisi Moral

Denpasar

Sabtu, 13 September 2008, 19:36 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Para aktivis perempuan menyatakan kekecewaannya terhadap menteri pemberdayaan perempuan yang kembali mengajukan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) pornografi ke DPR RI. Kekecewaan ini salah satunya diakui Luh Anggreni ketika ditemui Beritabali.com di Denpasar, Sabtu (13/9).



Menurut Aggreni salah satu ketakutan para aktivis perempuan dari RUU Pornografi adalah akan munculnya diskriminasi pada perempuan. Anggreni menyatakan RUU Pornografi telah masuk terlalu dalam pada masalah pribadi dan lebih banyak menyoroti pada masalah ketelanjangan perempuan sehingga perempuan akan selalu menjadi obyek yang disalahkan.



Anggreni menyebutkan ketakutan lainnya dari pengesahan RUU Pornografi nantinya adalah munculnya polisi-polisi moral di masyarakat. “Kalau ini diundangkan akan banyak timbul polisi-polisi moral, polisi moral akan merasa hebat. nantinya di Bali banyak hal yang akan dikatakan pelanggaran, apalagi masyarakat kita masih banyak yang mandi telanjang di sungai,” kata Wakil Ketua Komisi Perlindungan Anak daerah Bali.



Anggreni menegaskan perempuan akan menjadi pelaku amoral Sehingga nantinya jika RUU Pornografi benar-benar disahkan maka tahanan di seluruh Indonesia akan dipenuhi oleh perempuan. (mlt)

Sumber foto : Wikipedia

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami