Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tempat Pameran Jadi Tempat Maksiat

Negara

Sabtu, 13 September 2008, 22:56 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kendatipun pameran industri dan kerajinan serangkaian HUT Kota Negara ke-113 telah lama usai, namun tempat pamerannya yang memanfaatkan tempat parkir PNS belum dibongkar. Tempat pameran yang dibuat los-los berdinding triplek mirip kamar, malam harinya sering dijadikan ajang memadu kasih karena suasananya remang-remang dan tertutup.

Baca juga:
Ini Alasan Jokowi



Agus, salah seorang PNS Pemkab Jembrana saat ditemui Beritabali.com, Sabtu (13/9) mengatakan dirinya sering memergoki beberapa pasangan memadu kasih di atas sepeda motor yang di parkir di sana. "Melihat kondisi yang gelap dan tertutup bukan tidak mungkin pasangan tersebut melakukan hal-hal yang lebih jauh," terangnya.

Menurutnya, agar areal parkir tidak dimanfaatkan untuk hal-hal negatif, sekat-sekat triplek itu harus dibongkar. "Kita tidak mengerti kenapa panitia pameran setelah kerjaannya selesai langsung lepas tanggung jawab, sekat itu harus dibongkar," katanya.

Selain itu, kata Agus, dengan masih tersekat-sekatnya bangunan tempat parkir itu, membuat jumlah sepeda motor yang ditampung untuk parkir berkurang, karena sepeda motor yang bisa parkir hanya 1 deret, sedangkan jika tidak ada sekat satu los bangunan parkir bisa menampung 2 deret sepeda motor.



"Kalau tidak ada sekat kita bisa parkir deret 2 dan saling membelakangi sehingga mudah keluar masuk. Selain itu areal parkir rawan maling," ucapnya.

Baca juga:
Ini Alasan Jokowi



Lanjut Agus, dengan disekatnya tempar parkir tersebut membuat lokasi parkir pegawai Pemkab itu rawan maling. Pasalnya sepeda motor yang parkir di dalam los tidak terpantau sehingga jika ada maling, akan aman beraksi.

"Meski banyak orang mondar-mandir karena tertutup, maling akan aman beraksi untuk memgambil helm, komponen sepeda motor atau bahkan mencuri motor," ujarnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami