Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Korban Perkosaan Menderita Sakit Panas

Negara

Minggu, 21 September 2008, 17:40 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kelakuan NS yang memperkosa Mawar, sebut saja demikian, bocah SD asal Kelurahan Pendem, Jembrana terungkap 10 hari kemudian atau Minggu (14/9) lalu. Awalnya Mawar menderita sakit, badannya panas dan kemaluan korban membengkak serta mengeluarkan nanah.

Dari informasi yang diperolah di TKP, Minggu (21/9), kendatipun sakit, Mawar tidak berani menceritakan kejadian yang sebenarnya sehingga orang tua korban menganggapnya sebagai sakit panas biasa.



Sakitnya Mawar lalu diceritakan orang tua korban kepada tersangka kemudian tersangka mengantarkan korban berobat ke seorang perawat di Pendem, Jembrana. "Setelah diperiksa oleh perawat tersebut, oleh perawat disarankan membawa korban ke dokter," ujar sumber di TKP.

Mendengar saran perawat, tersangka mengajak korban ke dokter. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter akhirnya diketahui kalau kemaluan Mawar sudah robek dan infeksi hingga mengeluarkan nanah bahkan diduga sifilis.



"Kemungkinan suhu badan korban yang meningkat akibat infeksi dari kemaluan korban yang sudah robek. Mungkin sakit sifilis," ujar sumber tersebut.

Merasa posisinya sudah tidak aman lagi, korban menghilang seusai mengajak korban ke dokter. Tidak hanya sampai disitu, untuk melarikan diri tersangka juga mempergunakan sepeda motor milik iparnya.



Sementara itu, orang tua korban sudah melaporkan kejadian ini ke Polres Jembrana. Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP Wayan Sinaryasa seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Minggu (21/9) membenarkan kejadian pemerkosaan tersebut dan saat ini pihaknya sudah menindaklanjuti laporan tersebut. "Saat ini kami masih melakukan pengejaran," ujarnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami