Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Temukan Ribuan Produk Makanan Berbahaya

Denpasar

Kamis, 25 September 2008, 12:50 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Petugas Balai Pengawas Obat dan Makanan Denpasar Bali, hari ini (25/9) kembali melakukan sidak ke sejumlah swalayan dan supermarket ternama untuk mencari produk yang mengandung melamin dan susu dari cina.

Dari sidak tersebut, petugas Balai POM masih menemukan ribuan produk makanan berbahaya yang terdiri dari 5 jenis produk dari 28 item produk makanan yang dilarang beredar karena membahayakan kesehatan.



Sidak yang dilakukan BPOM ini mendatangi sejumlah swalayan dan supermarket ternama di Kota Denpasar. Selain memeriksa etalase dan rak yang memajang produk yang dijual kepada konsumen, petugas juga memeriksa gudang penyimpanan sebuah supermarket.

Dalam sidak ini, petugas masih menemukan ribuan produk makanan berbahaya yang disita dari beberapa swalayan dan supermarket.



“Produk yang disita terdiri dari 5 jenis produk dari total 28 item produk makanan yang dilarang beredar karena mengandung melamin dan susu dari Cina yang membahayakan kesehatan bagi yang mengkonsumsinya,” kata petugas BPOM Denpasar, Mariyati.

5 item produk yang dilarang beredar di Kota Denpasar dan disita tesebut diantaranya dua macam produk Oreo baik berupa roti maupun wafer stick, dua macam permen MMS warna kuning dan coklat, serta wafer bermerek Sniker yang semuanya berkode BPOM ML.



Petugas BPOM akhirnya memperingatkan pihak swalayan dan supermarket di Kota Denpasar agar tidak memajang maupun menjual makanan berbahaya yang telah terbukti mengandung melamin dan susu dari Cina yang membahayakan kesehatan masyarakat luas.

Petugas BPOM akan melakukan proses hokum jika pihak swalayan dan supermarket terbukti tetap membandel memajang maupun menjual produk yang dilarang beredar tersebut. (bob)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami