Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




KTA Susah Cair, Perajin Mengeluh

Tembuku

Senin, 29 September 2008, 18:42 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Adanya program Kredit Tanpa Anggunan (KTA) yang digulirkan pihak Pemkab Bangli dengan mitra pihak Bank dalam hal ini Bank BPD serta dengan Askrinda (Asuransi Kredit Indonesia) untuk pengerajin kecil mulai menuai kritik dari para pengerajin.

Adapun kritik itu muncul karena terlalu menjelimetnya urusan melengkapi administrasi, “Saya sudah tiga bulan ajukan permohonan namun hingga kini pihak Bank BPD Cabang Bangli belum datang mengadakan survei lapangan,” terang Wayan Sumaria, perajin Grantang (Rindik) asal Banjar Tingkad Batu, Jehem, Tembuku dihubungi Senin (29/9).



Lebih lanjut Wayan Sumaria mengatakan, saat datang ke BPD, dia mendapatkan jawaban yang kurang berkenan dihati. Petugas bank saat itu hanya mengatakan kalau berkas permohonan KTA tertanam dibawah sehingga sulit diambil. Petugas juga tidak memberikan penjelasan, apakah syaratnya kurang atau tidak hingga menyebabkan kredit tersebut belum bisa dinikmati hingga sekarang.


"Mungkin sudah kodrat alami kalau masyarakat kecil meminjam uang harus menunggu lama,“ ujarnya seraya menambahkan, dia memerlukan kredit maksimal Rp 25 juta. Dengan jumlah kredit sebesar itu, dia mengaku bisa membayar kredit dengan tenggang waktu 3 tahun.



Diakui, usaha yang dirintis sehak puluhan tahun itu telah memiliki ijin dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). “Saya bisa menampung sekitar 6 tenaga kerja. Kami harap pihak terkait membantu kami sehingga KTA bisa kami nikmati untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.

Instansi terkait seperti pihak Dinas Koperasi dan UKM serta Bagian ekonomi Setda Bangli belum bisa dikonfirmasi terkait keluhan perajin tersebut. (bgs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami