Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wilayah Kintamani Masih Kekurangan Listrik

Bangli

Senin, 6 Oktober 2008, 20:54 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BANGLI.

Rupanya permasalahan Jalan, Listrik dan Air (Jalir) masih menjadi tuntutan dari sebagaian warga masyarakat Bangli. Pasalnya dari agenda reses dewan yang berakhir Senin (6/10) terakomodir bahwasanya masyarakat masih berharap banyak agar masalah Jalir menjadi proiritas utama.

“Secara formal memang belum mendapat laporan dari para anggota dewan, namun secara informal hasil reses yang mengemuka di masyarakat masih berkutat dengan masalah Jalir,“ ungkap Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwatha.



Dengan adanya aspirasi itu, maka pihaknya selaku wakil rakyat akan memenuhi keinginan warga masyarakat, dengan memperjuangakan anggaran dalam APBD 2009, salah satunya adalah untuk pembangunan sarana jalan.



Sama halnya dengan air, khususnya ABT (Air Bawah Tanah). Menurut Kutha, belakangan ini ada keluhan dari masyarakat ABT yang semula debitnya banyak dan kini menjadi sedikit. Sementara ada daerah yang debit airnya sedikit kini menjadi sirna. Mengecilnya debit air diakibatkan adanya pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah di Bangli.

“Untuk mengetahui penyebab terjadinya penurunan debit air harus melalui berbagai penelitian dan pihaknya akan melakukan konsultasi dengan pihak Pemprop,” ujar Kutha.



Mengenai pemasalahan listrik, Kutha mengakui kalau ada beberapa wilayah di Bangli belum tersentuh aliran listrik terutama di daerah Kintamani. “Untuk memecahkan permasalahan itu, kita akan melakukan konsultasi dengan pihak PLN,” ujar Kutha Parwatha. (bgs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami