Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tiang Pancang Belum Berdiri Kok Sudah Tebang Kayu

Negara

Rabu, 8 Oktober 2008, 15:03 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Rehab balai desa Pulukan ternyata lepas dari perencanaan
awal. Dalam rapat antara perbekel, tokoh masyarakat dan BPD diputuskan untuk tahun ini rehab balai banjar hanya sampai pembangunan tiang pancang saja dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD)



Ujang Herman, salah seorang anggota BPD menjelaskan dalam rapat antara perbekel dan BPD serta tokoh masyarakat diputuskan perencanaan rehab balai desa dilakukan secara bertahap. "Untuk tahun ini hanya sampai pembangunan tiang pancang saja dengan menggunakan dana ADD," terangnya.

Rehab balai desa yang direncanakan bertahap itu juga dibenarkan oleh salah seorang warga Dusun Pulukan, Sukarma. "Dalam rapat memang diputuskan rehab balai desa dilakukan bertahap," terangnya.



Lanjut Ujang, daripada menebang kayu di hutan lindung untuk
menyelesaikan rehab balai desa tersebut, lebih baik meminta sumbangan kepada warga Pulukan yang berhasil dalam perantauan.



"Warga Pulukan di perantauan sudah banyak yang berhasil, kan lebih baik meminta sumbangan kepada mereka ketimbang menebang kayu di hutan lindung tersebut," tandasnya yang diamini oleh semua tokoh yang hadir.

Kariman, tokoh masyarakat lainnya mengatakan dengan perencanaan yang demikian dirinya melihat kejanggalan lantaran tiang pancang belum berdiri tapi perbekel sudah menebang kayu.

"Tiang pancangnya saja belum berdiri kok sudah menebang kayu. Keperluan kayu kan masih lama karena tahun ini hanya sampai membangun tiang pancang saja. Kan janggal sekali,' tandasnya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami