Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kodam Udayana Perkuat Kolaborasi Atasi Sampah Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menggelar Focus Group Discussion (FGD) tentang penanganan sampah berbasis kolaborasi dan kearifan lokal dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-69 Kodam IX/Udayana tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, Denpasar, Rabu (13/5/2026), dibuka langsung oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi.
FGD tersebut dihadiri Pejabat Utama Kodam IX/Udayana, para Pamen Ahli, Kabalakdam, Kasi Korem 163/Wira Satya, Dandim 1611/Badung, akademisi, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat hingga insan media.
Dalam sambutan Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Kasdam IX/Udayana, ditegaskan bahwa persoalan sampah di Bali kini menjadi tantangan serius yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan sektor pariwisata.
“Penanganan sampah tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi dan sinergi kuat dari seluruh elemen masyarakat. Sebagai implementasi Tugas Pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), Kodam IX/Udayana berkomitmen membantu pemerintah daerah dalam pengelolaan lingkungan. Hal ini juga merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI agar TNI proaktif menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Pangdam melalui sambutan tertulisnya.
Pangdam berharap forum tersebut mampu melahirkan langkah nyata dan solusi aplikatif untuk mewujudkan Bali yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Baca juga:
Ahli Lingkungan: Bali Gagal Kelola Sampah
Dalam diskusi tersebut, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, I Made Dwi Arbani, memaparkan strategi pengelolaan sampah terintegrasi di Bali. Ia menekankan pentingnya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari sumber.
Sementara itu, akademisi sekaligus pemerhati lingkungan Prof. Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS menyoroti pentingnya pengolahan sampah mandiri di tingkat rumah tangga dan komunitas guna mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).
Penggiat waste management, Putu Gede Indra, S.H., M.Pd, turut memaparkan solusi manajemen sampah berbasis sistem modern dan ekonomi sirkular, termasuk perlunya keterlibatan sektor swasta dalam pengelolaan limbah.
Di sisi lain, Founder Komunitas Maludong, Komang Sudiarta, menyoroti pentingnya pendidikan karakter dan kesadaran lingkungan sejak usia dini. Ia juga mendorong pemerintah menyediakan infrastruktur pengolahan sampah yang memadai bagi masyarakat.
FGD tersebut menjadi bagian dari komitmen Kodam IX/Udayana dalam mendukung penanganan persoalan lingkungan di Bali dan Nusa Tenggara. Selain menjalankan fungsi pertahanan dan keamanan, TNI disebut hadir membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, termasuk darurat sampah.
Melalui tema Hari Bakti ke-69 “Kodam IX/Udayana Bersama Rakyat Menuju Indonesia Maju”, seluruh elemen masyarakat diajak memperkuat sinergi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan Bali yang sehat, bersih, dan lestari untuk generasi mendatang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan