Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Dosen Aniaya Seorang Buruh
BERITABALI.COM, BULELENG.
Diduga akibat salah paham dan masalah sepele, seorang dosen pada perguruan tinggi dilaporkan ke Mapolres Buleleng lantaran melakukan aksi penganiayaan terhadap seorang buruh.
Baca juga:
Mengaku Kena Tipu, Seorang Pria Aniaya Gadis
Aksi penganiayaan yang dilakukan, oknum Dosen pada sebuah Perguruan Tinggi di Denpasar, Kadek Doni Artawan (27) yang beralamat di Jalan Sudirman Denpasar, terjadi di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng dengan memukul dan menendang Putu Sutra Yasa (27) yang keseharian sebagai buruh, akibatnya rabu (22/10) kasus ini dilaporkan ke Polisi.
Aksi penganiayaan dilakukan dengan memukul dan menendang oleh oknum Dosen ini belum diketahui motif-nya secara pasti, namun diduga disebabkan lantaran salah paham, kita akan tahu setelah pelaku diperiksa, ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Baca juga:
Mengaku Kena Tipu, Seorang Pria Aniaya Gadis
Dari pemeriksaan korban Putu Sutra Yasa di Mapolres Buleleng mengungkapkan, korban didatangi oleh pelaku Kadek Doni Artawan ke rumahnya di Kelurahan Banyuning, selanjutnya terjadi perdebatan dan berakhir dengan aksi penganiayaan, setelah perang mulut itu, tiba-tiba saja dosen ini melakukan pemukulan dan menendang korban, ujar Sudirsa.
Akibat aksi yang dilakukan oknum dosen tersebut, Sutra Yasa mengalami luka serius pada bagian bibir serta sakit pada bagian perut dan dada akibat tendangan yang mengenainya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3386 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1745 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 804 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan