Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Ground Zero Kuta Lengang
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pasca pelaksanaan eksekusi mati Amrozi cs, suasana di sekitar Ground Zero Kuta Minggu Dinihari tampak normal. Tidak ada perayaan khusus menyambut ekseskusi 3 terpidana mati kasus Bom Bali I itu.
Pasca pelaksanaan eksekusi mati Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Gufron, di Pulau Nusa Kambangan, Sabtu Tengah Malam atau Minggu jam 1 pagi waktu Bali, suasana di sekitar Ground Zero Kuta tampak normal.
Monumen Bom Bali yang biasanya ramai dikunjungi warga dan turis juga tampak relatif sepi.Tidak terlihat adanya perayaan khusus di tempat ini terkait pelaksanaan eksekusi Amrozi cs.
Sementara itu, pelaksanaan eksekusi mendapat tanggapan pro dan kontra dari warga dan turis asing yang ada di Kuta. Ada yang setuju pelaksanaan eksekusi mati ini, ada juga yang tidak setuju karena dinilai bukan merupakan solusi yang baik untuk menghukum orang yang dianggap bersalah.
Saya merasa plong dan senang karena pelaku Bom Bali I sudah mati. Saya berharap pelaku terorisme yang lain juga dieksekusi mati,†kata Agung Oka, salah seorang warga yang ditemui beritabali.com di jalan Legian Kuta dinihari tadi.
Pendapat berbeda disampaikan Michael Simpson, turis asal Inggris. Ia menolak eksekusi mati karena dianggap kurang beradab.
Kita tidak berhak mengambil kehidupan dari mahluk hidup lainnya, menghukum orang dengan mengambil nyawanya, itu tidak benar meski orang itu bersalah. Well, bukan hak kita untuk mengambil kehidupan sesama manusia atau mahluk hidup lainnya, bukan ini cara untuk menghukum orang yang bersalah,†tegas Michael.
Pasca pelaksanaan eksekusi mati Amrozi cs, aktivitas warga di Bali pagi ini juga tampak berjalan normal. Di Pasar Kuta misalnya, aktivitas jual beli warga berjalan seperti biasa tanpa terpengaruh pelaksanaan eksekusi Amrozi.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun