Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Warga Pangkung Manggis Dihantui Bencana Longsor
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim hujan sekarang ini ternyata menimbulkan kekhawatiran bagi 30 KK yang bermukim di bekas lokasi penambangan galian C di Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.
Pasalnya, setelah disegel oleh Pemkab Jembrana, lokasi bekas penambangan galian C tersebut masih menyisakan tebing menganga yang setiap saat bisa menimbulkan bencana tanah longsor.
Tebing-tebing menganga tersebut merupakan sisa-sisa penambangan galian C berupa pasir yang sampai saat ini belum direklamasi oleh pengusaha galian tersebut. Anehnya lagi, pengusaha galian C tersebut menolak untuk melakukan reklamasi dengan alasan tidak memiliki dana untuk membeli solar.
Gusti Komang Nersen ,45, salah seorang warga di sekitar lokasi penambangan mengatakan sejatinya kekhawatiran sudah dirasakan warga sekitar bekas penambangan sejak aktifitas penambangan tersebut dimulai beberapa tahun yang lalu.
"Rasa khawatir kami akan bencana longsor tersebut sebenarnya sudah kami rasakan sejak penambangan tersebut dimulai," ujarnya.
Saat musim hujan tiba, lanjutnya, lokasi bekas penambangan yang letaknya berdekatan dengan pemukiman warga, sering terjadi longsoran.
"Memang sering terjadi longsoran, apalagi kalau musim hujan tiba. Syukur belum sampai menelan korban jiwa," ujarnya.
Lantaran seringnya terjadi longsoran, pihaknya merasa khawatir kalau rumah mereka akan ikut longsor apalagi di sekitar lokasi tebing terjal di lokasi tersebut sudah terlihat sangat rapuh dan rawan bencana.
"Semua warga yang bermukim di sekitar lokasi bekas penambangan pasir ini merasa resah, jangan-jangan rumah mereka longsor," terangnya.
Nersen mengharapkan Pemkab Jembrana segera melakukan upaya antisipasi sebelum terjadinya musibah yang bisa menelan korban jiwa, terutama terhadap 30 KK yang masih bermukim di lokasi tersebut.
"Saya sangat berharap Pemkab segera melakukan upaya antisipasi sebelum kami terkena bencana," pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun