Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Minta Krib Diperpanjang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejumlah warga Munduk Asem, Cupel, Negara merasa khawatir abrasi yang semakin mengganas sejak 2 bulan belakangan ini akan menghanyutkan rumah mereka. Mereka meminta agar bangunan senderan yang telah ada sepanjang 180 meter bisa diperpanjang.
Pantauan di lapangan, Minggu (16/11), senderan yang dibangun melalui dana Pemprop Bali ini memang terlihat cukup kokoh untuk menahan gempuran ombak namun tanah yang tidak dibentengi oleh senderan tersebut baik di timur maupun bagian baratnya justru semakin parah dimakan abrasi.
Bahkan, di ujung barat, abrasi sudah meruntuhkan WC umum yang dibangun dari bantuan Pemkab Jembrana. Terlihat juga rumah-rumah warga yang dulunya jauh dari bibir pantai kini sudah semakin dekat dengan bibir pantai dan terancam tergerus abrasi air laut.
Menurut salah seorang warga Munduk Asem, senderan tersebut memang cukup kuat untuk menahan gempuran ombak tapi juga menimbulkan permasalahan baru lantaran di ujung barat dan timur senderan tersebut, tingkat abrasinya semakin mengganas.
"Senderan itu sudah kuat, namun menimbulkan masalah baru karena di ujung barat dan timur senderan tersebut justru abrasinya semakin parah sehingga kami khawatir kalau rumah kami akan jadi sasaran abrasi selanjutnya. Kami minta agar senderan tersebut segera diperpanjang ke timur dan ke barat. Jika tidak tanah warga yang ada di barat sampai Tanjung Rening dalam waktu dekat akan habis tergerus,"ungkapnya.
H Kalyubi, warga Munduk Asem lainnya, mengatakan, warga yakin abrasi akan semakin parah dan rumah-rumah di pinggir pantai tersebut tinggal menunggu giliran saja untuk digerus abrasi jika senderan tersebut tidak segera diperpanjang. Lanjut Kalyubi, sebagian warga korban abrasi sudah pindah ke rumah bantuan Pemkab Jembrana namun masih banyak tetap tinggal di pinggir pantai lantaran mereka tidak punya tempat yang aman di lokasi lain.
"Kami minta pemerintah agar tidak setengah-setengah membangun senderan karena wilayah yang terancam abrasi masih sangat luas," pintanya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8492 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5835 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3658 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2487 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar