Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Geng Curanmor Banyuwangi Didor

Rabu, 19 November 2008, 18:51 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Otak pelaku pencurian kendaraan bermotor yang selama ini dicari-cari, Nyoman Suyatna alias Anjek (39), berhasil ditangkap satuan buser Dit Reskrim Polda Bali. Polisi terpaksa menembak paha kanannya, karena tersangka berusaha kabur, saat ditangkap di kampung halamannya, di Banyuwangi.

 

Tersangka Nyoman Suyatna alias Anjek, asal Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Buleleng, ditangkap berdasarkan pengembangan tersangka Abdul Rohim alias Doni (24) Agus Hudiono (21) yang ditangkap sebelumnya. Abdul Rohim terpaksa ditembak karena melawan.

Pengalaman yang sama dialami Anjek, saat ditangkap jajaran Polda Bali, Senin (17/11) di rumahnya di Desa Lokupuro Banyuwangi. Dia juga ditembak karena melawan saat dikeler ke Polda Bali.Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Ahmad Nurkwakhid, membenarkan penembakan itu.

Saat ditangkap, tersangka kabur dan anggota melepaskan tembakan peringatan. Dia tetap kabur dan anggota melumpuhkannya dengan timah panas,jelasnya didampingi Kanit I Dit Reskrim Polda Bali Kompol Gde Adi Mulyawarman SIK.

Tersangka Anjek, jelas AKBP Ahmad, adalah otak pelaku serangkaian kasus pencurian sepeda motor di Denpasar. Tersangka beraksi bersama rekannya Abdul Rohimd an Agus Hudiono yang sudah lebih dulu ditangkap.

 

Hasil penyelidikan polisi, berikut keterangan tersangka, ada tujuh unit sepeda motor yang berhasil disikatnya dikawasan Denpasar, Badung, dengan menggunakan kunci leter T.

Dua unit sepeda motor berhasil disita polisi, dari rumahnya yakni, Yamaha Jupiter MX dan Jupiter Z. Sementara 5 sepeda motor lainnya, sudah terjual di kawasan Jatim dan kini masih ditelusuri polisi keberadaanya.

Tersangka yang baru kali ini berurusan dengan pihak berwajib, mengaku, sepeda motor berhasil lolos melewati pelabuhan Gilimanuk karena menggunakan STNK asli, yang saat terjadinya pencurian, tersimpan di bawah jok sepeda motor.

Tersangka merupakan target lama kita dalam operasi curat, curas operasi Agung 2008. Dia sembunyi di rumahnya dan temannya masih kita cari, karena ada dugaan terlibat jaringan curanmor,”paparnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami