Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Marak, Penipuan Berkedok Transfer Uang Seminar

Sabtu, 22 November 2008, 07:37 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan uang, tidak tanggung-tanggung yang ditipu adalah kalangan akademisi. Penipuan berkedok transfer uang untuk seminar marak terjadi, Koordinator Kopertis Wilayah VIII sampai mengirimkan surat edaran untuk mewaspadai modus ini.

 

Surat edaran nomor 2236/O08/TU/2008 tanggal 13 November 2008, telah dikirimkan Koordinator Kopertis Wilayah VIII kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi di seluruh Bali. Prof. Dr. Ir. Baharuddin, MS, Koordinator Kopertis Wilayah VIII menyampaikan bahwa akhir-akhir ini sering dan telah terjadi penipuan dengan menggunakan nama Menteri Pendidikan Nasional, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) dan atau Koordinator Kopertis Wilayah VIII.

"Guna mencegah terjadinya kerugian, kami sampaikan bahwa Kopertis Wilayah VIII maupun Ditjen Dikti Depdiknas tidak pernah mengadakan kegiatan tersebut, mohon agar diwaspadai dan selalu berkoordinasi dengan kami," himbau Prof. Dr. Ir. Baharuddin, MS.

Beberapa hari lalu, salah seorang dosen di sebuah perguruan tinggi di Jembrana, tertipu oleh seseorang yang mengaku dari kopertis Wilayah VIII. Dalam modusnya oknum ini menyampaikan bahwa Ditjen Dikti akan menyelenggarakan seminar di Jakarta, biaya peserta akan ditanggung sebesar 40 juta, untuk itu oknum tersebut mengatakan akan mentransfer biaya tersebut.

 

Dalam modusnya, untuk meyakinkan bahwa uang seminar akan ditransfer, korban diminta ke ATM lalu oknum tersebut menuntun lewat handphone. "Awalnya saya diminta melihat saldo terakhir, lalu diminta menekan menu transfer, karena perintahnya sangat cepat, saya tidak menyadari kalau saya telah ditipu," ujar dosen yang tidak bersedia namanya dionlinekan.

Akibatnya, uang sejumlah 1.588.888 yang ada di rekeningnya amblas ditransfer ke rekening penipu. Dalam struk ATM tercantum nomor rekening 3930272221 atas nama Chahyo Anggono, kejadian ini sudah dilaporkan ke pihak Bank. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami