Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ledakan Bom Disangka Pesta Kembang Api
BERITABALI.COM, BADUNG.
Meski berhasil lolos dari serangan terosis di Mumbai India, 5 WNI asal Bali mengaku masih trauma. Aksi teror yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, kini melekat dalam ingatan mereka.
Setibanya di Bandara Ngurah Rai, ke 5 WNI ini yakni Anak Agung Komang Triastina, Ni Luh Gede Mahendrayani, Gusti Ayu Putu Sri Rahayu, Ni Komang Sri Arini, dan Ni Kadek Edi Darmayanti, berbagi kisah mereka saat menjadi sandera para teroris di hotel Trident Oberoi India.
Dalam press release yang dibagikan kepada para wartawan, ke 5 WNI ini menceritakan pengalamana mereka mulai awal serangan teroris hingga berhasil keluar dari hotel Oberoi.
Pada tanggal 26 November, pukul 10 malam, ke-5 spa therapist ini sudah menyelesaikan tugasnya dan kembali ke kamar masing-masing yang berada di lantai 10 hotel.
Saat aksi terror mulai berlangsung, mereka sedang menikmati makan malam yang tersedia di kamar 1024, kamar yang menghadap ke laut.
Pada saat makan malam, mereka sudah mendengar suara letusan kecil yang awalnya dikira petasan perayaan pesta perkawinan.
Selanjutnya mereka mendengar suara ledakan yang lebih keras. Hingga saat itu, mereka masih belum menyadari teroris tengah beraksi. Ledakan itu disangka pesta kembang api.
Saat tiga orang WNI ini melihat ke jendela, tiba-tiba kaca ruangan meledak dan pecah. Saat itu barulah mereka tersadar dan mulai ketakutan.
Ke-5 WNI kemudian berlari menuju kamar 1025, yakni kamar dengan pemandangan kebun. Di sana mereka bersembunyi bersama istri salah satu chef hotel dari Italia dan bayinya yang berumur 6 bulan.
Selama dua hari kita sembunyi terus di dalam kamar, suara ledakan terus terdengar. Kami hanya makan dan minum seadanya sampai dibebaskan Indian Army,kata salah seorang WNI Anak Agung Komang Triastina.
Selama bersembunyi di kamar 1025, ke-5 WNI terus mengadakan kontak dengan pihak manajemen hotel dan keluarga masing - masing. PIhak manajemen hotel juga yang memberitahu agar mereka tetap ada di dalam kamar hotel dan mengunci pintu.
Setelah semua keadaan terkendali, ke-5 WNI asal Bali ini akhirnya dievakuasi tentara India. Sejak keluar dari hotel hingga pulang ke Bali, mereka tinggal di Gedung Konsulat Jendral RI di Mumbai.
Reporter: bbn/bul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang