Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dididik Guru Bule, Dilatih Bahasa Inggris dan Balet

Senin, 8 Desember 2008, 20:44 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

Sebuah yayasan di Guwang Gianyar memberikan pendidikan gratis sejak dini. Materi pendidikan yang diberikan bertujuan untuk melatih kepekaan anak, sikap kritis guna mempersiapkan generasi muda yang memiliki jati diri.

Tak tanggung-tanggung, pendidikan ini menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar serta dididik guru Bule.

Yayasan Anak Tangguh begitulah namanya. Yayasan yang berdiri di Desa Guwang, Sukawati, ini telah ada sejak 9 Bulan yang lalu.dibangunnnya Yayasan ini sendiri tak terlepaskan dari perjuangan putra daerah setempat yakni I Nyoman Parta, SH, Drs I Ketut Supir, I Nyoman Landep, Gde Mustika, I Ketut Badri, Cokorda Raka, Nengah Suantha dan I Made Kastana.

 

Kami ingi membangun lentera di desa kami, walaupun kecil namun memberikan arti buat warga kami, terkait dengan obsesi ini, kami bersama rekan rekan membangun Yayasan Anak Tangguh ini,kata I Nyoman Parta, didampingi oleh Cokorda Raka menjelaskan akan asal muasal dibangunnya Yayasan ini.

Lebih jauh, sambung Cokorda Raka, semua guru pengajar di Yayasan ini tak digaji, mereka murni sukarelawan mendidik para siswa dan siswi yang rata- rata mengenyam pendidikan paling tinggi SMP.

Dan tak tanggung tanggung, para tenaga guru pengajar sukarelawan ini didatangkan dari Negeri Kangguru, Australia, Inggris, Afrika, serta Jepang.

Mereka sangat tekun melatih bahasa Inggris, tari balet , melukis dan lain sebagainya,ungkapnya.Yayasan ini sendiri, sambung Cok Raka, diklaim bebas muatan politis, murni dibangun untuk kemajuan anak anak, mengembangkan setiap potensi yang dimiliki oleh anak-anak.

Tak ada tujuan lain, selain membentuk SDM yang tangguh, ungkapnya.Terus berapa biaya untuk mengenyam pendidikan di sekolah ini?

Cok Raka mengaku gratis. Asalkan siap antar jemput, mereka bakal mendapatkan pendidikan formal yang belum didapatkan
di Sekolah.

Kami hadir setiap Sabtu dan Minggu, silahkan datang ke Yayasan kami untuk informasi lebih lanjut, jelasnya Cok Raka sambil mengusap rambutnya yang gondrong.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/art



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami