Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Menlu: Banyak Negara Yang Menawarkan Bantuan

Tampaksiring

Sabtu, 24 Januari 2009, 17:57 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, GIANYAR.

demokrasi gianyarIndonesia menargetkan Institute For Peace and Demokrasi akan menjadi laboratorium pengkajian demokrasi di kawasan Asia. Institute yang menjadi penggerak program dari Forum Demokrasi bali ini juga diharapkan mampu menjadi lembaga dalam upaya meningkatkan kerjasama antar negara Asia dalam hal demokrasi.

Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda dalam keteranganya usai pertemuan evaluasi Institute for Pece and Demokrasi di Instana Tampaksiring Bali menyatakan secara bertahap Indonesia sedang merancang bentuk dan sumber-sumber pendanaan bagi operasional Institute For Peace and Demokrasi. Walaupun beberapa negara seperti Australia dan Belanda telah menyatakan komitmenya.

“Kita belum melakukan kampanye terbuka, tetapi yang terjadi adalah banyak negara yang datang menawarkan bantuan. Kita lihat negara seperti Australia, Norwegia dan Belanda. Dan masih banyak lagi yang harus segera kita tindak lanjuti,” Kata Hasan Wirayuda. 


Hasan Wirayuda mengakui telah menyiapkan 4 program untuk mentgembangkan Institute For Peace and Demokrasi. Namun hasan Wirayuda tak menyebutkan program-program tersebut. Sementara menurut rencana Institute For Peace and Demokrasi nantinya akan berdiri pada lahan seluas 5 hektar di Kawasan Kampus Universitas Udayana Jimbaran

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami