Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Kuliah Umum di IMK Singaraja, Ahmad Muzani: 73 Persen Warga Indonesia Siap Berperang
beritabali/ist/Kuliah Umum di IMK Singaraja, Ahmad Muzani: 73 Persen Warga Indonesia Siap Berperang.
BERITABALI.COM, BULELENG.
Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, mengungkapkan hasil survei nasional yang menunjukkan tingginya semangat nasionalisme masyarakat Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan pada Maret 2026, sebanyak 73 persen masyarakat Indonesia mengaku siap berperang demi membela negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Ahmad Muzani saat memberikan kuliah umum kebangsaan di Institut Mpu Kuturan (IMK) Singaraja, Kabupaten Buleleng, Jumat (15/5). Dalam pemaparannya, Muzani menyebut mayoritas masyarakat Indonesia masih memiliki rasa bangga terhadap identitas kebangsaan.
Ia menjelaskan, survei tersebut menunjukkan 98 persen masyarakat Indonesia bangga menjadi bagian dari Indonesia. Dari jumlah itu, sebagian besar juga siap membela negara apabila dibutuhkan.
"Dari survei itu ditanya, apakah saudara siap membela negara, termasuk berperang jika negara memerlukan saudara untuk ikut membela negara? 73 persen siap berperang. 68% juga hafal Pancasila. Ini menunjukkan bahwa pijakan bernegara kita sudah baik," katanya.
Selain membahas nasionalisme, Muzani juga menyoroti dampak konflik global terhadap kondisi ekonomi masyarakat Indonesia. Menurutnya, perang yang terjadi di kawasan Timur Tengah dan Eropa turut memicu kenaikan harga kebutuhan pokok.
Karena itu, ia mendorong mahasiswa agar memiliki keterampilan, inovasi, dan ketahanan diri menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Baca juga:
Ahmad Muzani Resmi Jabat Ketua MPR 2024-2029
"Perang menyebabkan kebutuhan kita menjadi sulit. Itu semua harus kita hadapi. Karena itu, kita harus memiliki kemampuan dan ketahanan diri yang baik. Mahasiswa harus memiliki kemandirian dan inovasi yang baik," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Muzani juga menyinggung rencana pembangunan gedung pascasarjana di IMK Singaraja yang membutuhkan anggaran sekitar Rp54 miliar. Ia berjanji akan menyampaikan kebutuhan tersebut kepada Kementerian Agama agar dapat ditindaklanjuti.
Sementara itu, Rektor Institut Mpu Kuturan Singaraja, I Gede Suwindia, menilai kehadiran Ketua MPR RI menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.
Terkait pembangunan kampus, Suwindia menjelaskan proyek gedung pascasarjana saat ini memasuki tahap kedua yang mencakup pembangunan basement dan struktur lantai satu.
"Penyelesainnya belum bisa dilakukan tahun ini, karena keterbatasan anggaran. Kami mohon dukungan agar pembangunan kampus bisa terus berlanjut," terangnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5758 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4592 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2551 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2197 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2185 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan