Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perhari Terima 40-50 Pasien Kasus Gigitan Anjing

Sanglah

Senin, 2 Februari 2009, 18:35 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

rabies RS Sanglah Perhari Terima 40 50 Pasien Kasus Gigitan AnjingDalam satu satu bulan terakhir Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar rata-rata menerima 40-50 pasien kasus gigitan anjing perhari. Peningkatan pasien kasus gigitan anjing terjadi akibat ketakutan warga masyarakat akan penyebaran penyakit rabies yang semakin meluas di Bali.

Berdasarkan data RSUP Sanglah Denpasar, sebagian besar pasien korban gigitan anjing yang datang ke RSUP Sanglah yaitu untuk mendapatkan vaksin rabies setelah sebelumnya tergigit anjing.

Kepala Seksi Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUP Sanglah dr. Ken Wirasandhi ketika ditemui Beritabali.com di Sanglah, Senin (2/2) menyebutkan umumnya pasien gigitan anjing langsung dibawa ke RSUP Sanglah tanpa mendapatkan perawatan awal berupa pembersihan luka gigitan dengan air bersih.

“Yang kita cemaskan, masyarakat saking takutnya tidak melakukan pencucian langsung datang ke tempat kesehatan, sedangkan butuh waktu satu sampai dua jam sampai ke Sanglah. Jadi waktu penyebaran lebih cepat. Makanya cuci dulu daerah gigitan dengan air dan sabun,” jelas Sekretaris Tim Penanganan Rabies RSUP Sanglah Denpasar ini.


Ken Wirasadhi menambahkan hingga saat ini tercatat 3 orang telah meninggal di RSUP Sanglah Denpasar setelah sebelumnya mengalami gejala klinis rabies. Sementara satu orang lainnya kini dalam perawatan setelah tergigit anjing, namun kondisinya mulai membaik dan tidak menunjukkan gejala klinis rabies. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami