Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mahasiswi Undiksha Tewas Gantung Diri

Panji

Minggu, 1 Maret 2009, 18:34 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

bunuh diriWarga di Perumahan Panji Asri, Desa Panji Kecamatan Sukasada digegerkan dengan aksi bunuh diri yang dilakukan mahasiswi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja dengan menggunakan seutas selendang, lantaran putus pacaran.

Aksi bunuh diri, minggu (1/3) dengan gantung diri yang dilakukan Desak Nyoman Putri Adnya Suari (18), mahasiswi D2 PGTK Undiksha Singaraja pertama kali diketahui Luh Suarmini (21) saat mendatangi rumah kontrakan korban di Perumahan Panji Asri J/10, kontan aksi bunuh diri yang dilakukan korban di pintu kamarnya itu membuat kaget warga di Panji Asri.

“Selama sehari saya tidak bertemu dengan Desak, kemudian saat melihat sepeda motornya di rumah kontrakannya saya panggil-panggil tapi tidak sahutan dan saat saya mencoba masuk pintu terkunci, kemudian saya lihat dari kaca nako, Desak sudah tergantung meninggal dunia,” ungkap Suarmini penjaga warung tidak jauh dari rumah kontrakan korban.

Tewasnya Desak Nyoman Putri Adnya Suari dengan gantung diri dari berbagai informasi dilokasi peristiwa disebabkan lantaran korban diputusin pacarnya, bahkan disebutkan, korban menempuh jalan singkat itu lantaran sang pacar yang dipanggil gung De alis delut telah merenggut keperawanannya.

“Kalau melihat dari beberapa pesan yang ditulis korban ini, kuat dugaan aksi gantung diri ini disebabkan korban diputusin pacarnya setelah melakukan hubungan intim beberapa kali, mungkin korban takut dan stress sehingga melakukan bunuh diri,” papar Kapolsektif Sukasada, AKP. Nyoman Sudirga.

Dari kondisi mayat yang tergantung di pintu kamar mengunakan dua utas selendang yang disambung tersebut diperkirakan diperkirakan aksi gantung diri yang dilakukan korban empat jam sebelum ditemukan.

”Dari kondisi mayat kita perkirakan aksi ini dilakukan sekitar jam dua siang tadi, kita sudah lakukan olah tkp dan menemukan adanya bukti-bukti petunjuk lainnya di kamar korban dan ada yang ditempel di pintu kamar,” ujar Sudirga.


Jenasah korban Desak Nyoman Putri Adnya Suari setelah dievakuasi selanjutnya dibawa ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk dilakukan otopsi untuk memastikan penyebab kematian korban. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sas



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami